Niat Mandi Wajib setelah Haid dan Tata Cara yang Benar, Muslimah Wajib Tahu!
Ilustrasi mandi wajib setelah haid --
JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Bagi seorang muslimah, kebersihan dan kesucian diri adalah bagian penting dalam menjalankan ibadah. Salah satu amalan wajib setelah selesai masa haid adalah mandi wajib atau mandi besar.
Mandi wajib setelah haid bertujuan untuk menyucikan diri dari hadats besar sehingga seorang wanita kembali bisa melaksanakan ibadah, seperti shalat, puasa, membaca Al-Quran, dan amalan lainnya dengan sah.
Namun, masih banyak muslimah yang belum memahami niat mandi wajib setelah haid dan tata cara yang benar sesuai tuntunan syariat Islam. Padahal, mengetahui aturan ini sangat penting agar ibadah yang dikerjakan menjadi lebih sempurna dan diterima oleh Allah SWT.
Dalil Mandi Wajib setelah Haid
Dalam Al-Quran, Allah SWT menegaskan kewajiban mandi wajib setelah haid pada surah Al-Baqarah ayat 222:
BACA JUGA:
- Kebersihan Sebagian dari Iman: Panduan Lengkap Syariat Islam tentang Bersuci
- Kenapa Telinga Berdenging? Begini Pandangan Islam dan Medis tentang Penyebabnya
"Mereka bertanya kepadamu tentang haid. Katakanlah: "Haid itu adalah suatu kotoran," Oleh sebab itu hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita di waktu haid; dan janganlah kamu mendekati mereka, sebelum mereka suci. Apabila mereka telah suci, maka campurilah mereka itu di tempat yang diperintahkan Allah kepadamu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang menyucikan diri."
Ayat ini menjelaskan bahwa setelah seorang wanita selesai dari haid, ia wajib menyucikan diri dengan mandi wajib agar bisa kembali menjalankan ibadah.
Niat Mandi Wajib Setelah Haid
Sebelum mandi wajib, muslimah perlu membaca niat dalam hati dengan penuh keikhlasan karena Allah SWT. Berikut bacaan niatnya yang dikutip dari buku Fiqh Ibadah oleh Zaenal Abidin:
نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ حَدَثِ الْحَيْضِ ِللهِ تَعَالَى
Nawaitul ghusla liraf'i hadatsil haidil lillahi ta'ala.
Artinya: "Aku berniat mandi wajib untuk menyucikan hadats besar dari haid karena Allah Ta'ala."
Membaca niat ini menjadi syarat sahnya mandi wajib. Tanpa niat, mandi besar tidak akan dianggap memenuhi ketentuan syariat.
BACA JUGA:
- Contoh Mahar Pernikahan Sederhana pada Masa Rasulullah SAW, Tidak Harus Mahal
- Bacaan Niat dan Tata Cara Mandi Jumat Sesuai Sunnah dan Hukumnya
Tata Cara Mandi Wajib setelah Haid
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: