8 Hal yang Diharamkan bagi Wanita saat Haid Menurut Islam, Muslimah Wajib Tahu!
Hal yang diharamkan bagi wanita saat haid menurut Islam--Foto: pexels.com/Pavel Danilyuk
JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Dalam ajaran Islam, haid adalah kondisi alami yang dialami setiap wanita sebagai tanda siklus bulanan. Meski wajar, masa haid memiliki aturan khusus yang wajib dipahami agar ibadah dan aktivitas tetap sesuai syariat.
Allah SWT menegaskan dalam Al-Baqarah ayat 222 bahwa haid merupakan keadaan najis yang mengharuskan seorang muslimah menjaga diri dari amalan tertentu.
Karena itu, hal yang diharamkan bagi wanita saat haid menurut islam penting untuk dipahami para Muslimah, bukan hanya agar terhindar dari dosa, tetapi juga demi menjaga kesucian ibadah dan ketentraman batin.
Berikut delapan hal yang diharamkan bagi wanita saat haid, berdasarkan Al-Quran, hadits, dan pendapat para ulama.
BACA JUGA:
- Masa Nifas dalam Pandangan Islam: Aturan, Larangan, dan Perbedaannya dengan Haid
- Jangan Mencela Makanan: Teladani Adab Makan Rasulullah SAW
1. Mandi Wajib atau Wudhu untuk Haid
Selama masih haid atau menstruasi, mandi wajib atau wudhu dengan niat bersuci dari haid tidak sah. Sebab, haid adalah hadas besar yang hanya dapat disucikan setelah darah berhenti. Namun, mandi dengan niat lain seperti junub atau ihram tetap diperbolehkan.
2. Salat
Wanita yang haid dilarang melaksanakan salat wajib maupun sunnah. Rasulullah SAW bersabda kepada Fatimah binti Abi Hubaisy agar meninggalkan salat saat haid.
"Apabila engkau didatangi haid, hendaklah engkau tinggalkan salat."
Ulama sepakat, salat yang tertinggal tidak perlu diqadha, berbeda dengan puasa.
3. Puasa
Puasa wajib maupun sunnah tidak sah jika dilakukan dalam keadaan haid. Namun, wanita wajib mengganti puasa Ramadhan yang terlewat setelah suci, sebagaimana praktik para sahabiyah di masa Rasulullah SAW.
4. Thawaf
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: