2,37 Juta Kendaraan Serbu Tol Tangerang-Merak, Simak Prediksi Lonjakan Arus Balik 2026!
Kepadatan di ruas tol Tangerang-Merak - Dok ANTARA - --
Radarpena.co.id - Pecinta aspal dan pejuang mudik, bersiaplah! Data terbaru dari jantung jalur penghubung Jawa-Sumatera baru saja rilis dan angkanya benar-benar fantastis. Astra Infra Group melalui PT Marga Mandalasakti (MMS) melaporkan ledakan volume kendaraan yang melintasi Tol Tangerang-Merak (Tamer) menyentuh angka jutaan hanya dalam hitungan hari. Jika Anda berencana melakukan perjalanan balik dalam waktu dekat, informasi ini wajib masuk radar Anda agar tidak terjebak di tengah lautan besi.
Terhitung sejak H-10 hingga H+5 Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah, atau periode 11 hingga 26 Maret 2026, arus kendaraan yang memadati ruas tol ini sudah mencapai angka yang sangat signifikan. Fenomena ini menunjukkan bahwa mobilitas masyarakat antara Pulau Jawa dan Sumatera tetap menjadi primadona, meskipun ada pergeseran tren dibandingkan tahun sebelumnya.
Angka Keramat 2,37 Juta Kendaraan di Jalur Tamer
Manajemen Astra Toll Tangerang-Merak mencatat akumulasi kendaraan yang luar biasa. Total arus lalu lintas yang terekam sejak Rabu (11/3) sampai Kamis (26/3) menembus angka 2.371.042 unit. Bayangkan, jutaan mesin menderu di satu jalur yang sama menuju gerbang Pulau Sumatera maupun arah sebaliknya ke Jabodetabek.
Kepala Departemen Manajemen CSR dan Humas Astra Toll Tangerang-Merak PT MMS, Uswatun Hasanah, memberikan rincian data yang menarik untuk disimak. "Total arus lalu lintas yang melintas di ruas Tol Tangerang-Merak secara akumulasi sebanyak 2.371.042 kendaraan sejak H-10 Lebaran atau Rabu (11/3) sampai Kamis, (26/3)," ungkapnya di Tangerang, Jumat.
Secara harian, rata-rata lalu lintas mencapai 151.676 unit. Menariknya, angka harian ini ternyata lebih rendah sekitar 2,5 persen jika kita bandingkan dengan periode Lebaran tahun 2025. Bahkan, jika kita benturkan dengan Lalu Lintas Harian Rata-rata (LHR) normal, terjadi penurunan sebesar 3,8 persen. Namun, jangan salah sangka, angka jutaan tetaplah jutaan yang berpotensi memicu antrean panjang di titik-titik krusial.
Bedah Titik Panas: Gerbang Tol Cikupa dan Merak
Bagi Anda yang sering melintas, Gerbang Tol (GT) Cikupa adalah "mulut" utama menuju Banten. Di sini, tercatat sebanyak 229.132 kendaraan keluar (exit) selama periode pemantauan. Secara rata-rata, ada 57.246 kendaraan yang melintas setiap harinya. Angka ini mencerminkan kenaikan sebesar tujuh persen dibandingkan hari-hari biasa, meskipun tetap turun tipis 7,7 persen jika dibandingkan dengan data mudik tahun lalu.
Bagaimana dengan arah sebaliknya menuju pelabuhan? Gerbang Tol Merak mencatat lonjakan yang cukup "gila" pada momen-momen tertentu. Untuk arus lalu lintas masuk (entrance) menuju Pelabuhan Merak pada periode 23 hingga 26 Maret 2026, jumlahnya mencapai 68.841 kendaraan. Bahkan pada puncaknya di tanggal 26 Maret, volume kendaraan meningkat tajam hingga 109,1 persen dibandingkan LHR normal. Ini adalah bukti sahih bahwa antusiasme penyeberangan ke Sumatera belum surut.
Prediksi 3,5 Juta Kendaraan: Persiapkan Fisik dan Saldo E-Toll!
Jangan senang dulu melihat adanya penurunan di beberapa poin, karena badai kendaraan sesungguhnya diprediksi masih akan datang. MMS memproyeksikan total kendaraan yang akan melintasi Tol Tangerang-Merak selama periode Mudik dan Balik Lebaran 1447 Hijriah ini akan menyentuh angka 3,5 juta unit. Angka ini naik tipis dari realisasi tahun 2025 yang berada di kisaran 3,4 juta kendaraan.
"Kalau kami prediksi itu di sekitar 3,5 juta kendaraan yang akan melintas (Tol Tangerang-Merak)," jelas Uswatun Hasanah menambahkan. Kenaikan trafik ini diperkirakan akan berada di rentang 2,5 persen hingga 2,8 persen dibandingkan total volume tahun lalu. Artinya, kepadatan akan tetap terjadi dan menuntut kewaspadaan tinggi dari para pengguna jalan.
Langkah Antisipasi di Tengah Transformasi Arus Balik
Dengan jutaan kendaraan yang terus mengalir, pengelolaan arus balik menjadi sangat vital. Pihak pengelola tol terus memantau titik-titik kepadatan agar distribusi kendaraan tidak menumpuk di satu gerbang tol saja. Integrasi antara Tol Tamer dengan Pelabuhan Merak menjadi kunci utama agar tidak terjadi kemacetan yang mengunci hingga ke badan tol utama.
Bagi Anda yang akan menjadi bagian dari 3,5 juta kendaraan tersebut, pastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima. Selain itu, kecukupan saldo uang elektronik menjadi faktor penting untuk mempercepat transaksi di gerbang tol agar tidak menambah antrean. Tetap pantau informasi lalu lintas terkini dan manfaatkan fasilitas rest area untuk beristirahat agar perjalanan Anda tetap aman dan nyaman hingga sampai di tujuan. (*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: