ASTRA Infra Bongkar Rahasia Arus Balik Lebaran 2026, Jangan Sampai Mogok di Tol!
Volume kendaraan di Tol Cipali naik 116%! ASTRA Infra bagikan tips cegah mesin overheat dan solusi istirahat di luar tol tanpa tarif tambahan bagi pemudik.--
Radarpena.co.id - Arus balik Lebaran 2026 sudah di depan mata dan volumenya mulai menggila! ASTRA Infra melaporkan lonjakan kendaraan yang luar biasa di berbagai ruas tol utama pada H+5 Idulfitri 1447 H. Jika Anda tidak waspada dan abai dalam merencanakan perjalanan, risiko kendaraan overheat hingga terjebak macet horor siap mengintai. Jangan sampai momen kembali ke kota tujuan berubah jadi bencana hanya karena persiapan yang kurang matang.
Kabar terkini dari lapangan menunjukkan arus lalu lintas di Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) melesat hingga 116% dibanding hari normal. Tekanan volume kendaraan yang masif ini memaksa pihak Kepolisian memberlakukan sistem one way arah Jakarta sejak 27 Maret pukul 10.00 WIB. Kondisi ini menuntut fisik kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima agar perjalanan tetap aman dan nyaman.
Waspada Mesin Panas: Tips Jitu Hindari Overheat di Tengah Antrean
Salah satu momok menakutkan saat menempuh perjalanan jarak jauh dengan intensitas lalu lintas tinggi adalah mesin yang kepanasan atau overheat. Situasi ini biasanya terjadi akibat penggunaan kendaraan terus-menerus dalam durasi lama, apalagi saat menghadapi kemacetan panjang dengan suhu AC yang dipasang terlalu tinggi.
Untuk menghindari mobil mogok mendadak di jalan tol, ASTRA Infra memberikan panduan teknis yang wajib Anda ikuti sebelum menginjak pedal gas:
- Pastikan volume air radiator dan coolant terisi penuh.
- Cek kipas radiator, pastikan berputar dengan normal.
- Biarkan mesin idle stabil di 700–900 RPM saat macet, jangan sering menahan gas.
- Segera matikan AC dan menepi jika suhu mesin menyentuh 100°C.
- Pastikan oli mesin dalam batas normal dan tidak ada kebocoran pada sistem pendingin.
Strategi Rest Area Penuh: Keluar Tol Tanpa Rugi Tarif!
Kepadatan di rest area seringkali membuat pemudik frustrasi dan nekat berhenti di bahu jalan. Padahal, tindakan ini sangat berbahaya dan memicu kemacetan lebih parah. ASTRA Infra mengingatkan bahwa jaringan Tol Transjawa menggunakan sistem pembayaran tertutup, di mana tarif dihitung berdasarkan jarak tempuh.
Artinya, jika tempat istirahat di dalam tol penuh, Anda bisa keluar ke gerbang tol terdekat untuk mencari kuliner atau tempat istirahat alternatif. Anda bisa masuk kembali ke jalan tol tanpa perlu khawatir terkena tarif total tambahan. "Pengguna jalan dapat keluar dan masuk kembali ke dalam jalan tol tanpa terkena tarif total tambahan," tulis ASTRA Infra dalam keterangan resminya.
Pantauan Trafik H+5: Cipali Jadi Titik Paling Padat
Hingga 27 Maret 2026, volume kendaraan di ruas Tol Tangerang-Merak mencapai 159 ribu kendaraan, naik tipis 0,4% dari harian normal. Namun, lonjakan paling gila terjadi di Tol Cikopo-Palimanan dengan catatan 112 ribu kendaraan. Meski angka ini menurun dibanding Lebaran tahun lalu, namun beban jalan tetap berat karena konsentrasi arus balik yang bersamaan ke arah Jakarta.
Sementara itu, di Jawa Timur, Tol Jombang-Mojokerto mencatat sekitar 51 ribu kendaraan melintas. Angka ini menunjukkan kenaikan 63% dari lalu lintas harian biasa. Seluruh ruas ini diprediksi akan terus mengalami peningkatan hingga puncak arus balik berakhir.
Jangan Paksakan Diri! Catat Nomor Darurat ASTRA Infra Sekarang
Keselamatan adalah harga mati. Pengendara sangat disarankan untuk beristirahat setiap 3-4 jam berkendara. Jika Anda mengalami kendala mesin atau membutuhkan layanan bantuan di sepanjang ruas tol ASTRA Infra, segera hubungi call center berikut:
- Tangerang-Merak: 0800 177 7879 (Bebas Pulsa) atau 0254 207 878.
- Cikopo-Palimanan: 0260 7600 600 atau WhatsApp 0811 2347 600.
- Jombang-Mojokerto: 0321 888 123.
Rencanakan perjalanan Anda dengan cermat, pastikan bahan bakar dan saldo e-toll mencukupi, serta selalu jaga jarak aman. Selamat sampai tujuan, pejuang arus balik! (*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: