Bangunan Kolonial Kota Lama Semarang Jadi Magnet Pemudik yang Melintas
--Kota Lama Semarang
Radarpena.co.id - Kawasan Kota Lama Semarang terus menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Jawa Tengah, terutama bagi para pemudik yang melintasi jalur menuju Solo, Yogyakarta, Surabaya, dan kota-kota lain di Jawa Timur. Banyak pemudik memanfaatkan waktu singgah di Semarang untuk menikmati suasana wisata sejarah yang ikonik di kawasan ini.
Kota Lama Semarang dikenal luas sebagai kawasan bersejarah yang menyimpan deretan bangunan peninggalan kolonial Belanda. Arsitektur klasik yang masih terjaga dengan baik menghadirkan nuansa khas Eropa di tengah Kota Semarang. Karena itu, kawasan ini kerap dijuluki sebagai “Little Netherlands”.
Pantauan finnews pada Senin, 18 Maret 2026 sore menunjukkan kawasan Kota Lama cukup ramai dikunjungi wisatawan. Para pengunjung tidak hanya berasal dari warga lokal Semarang, tetapi juga dari pemudik yang tengah melakukan perjalanan menuju berbagai kota di Pulau Jawa.
Sebagian besar wisatawan memanfaatkan momentum tersebut untuk beristirahat sejenak sekaligus menikmati suasana kota tua yang penuh nilai sejarah. Selain berjalan santai di area pedestrian yang tertata rapi, pengunjung juga tampak mengabadikan momen bersama keluarga dan kerabat.
BACA JUGA:Setia Untung Arimuladi Ungkap Peran Keluarga dalam Membentuk Integritas Jaksa
BACA JUGA:SPBU Antre Panjang? Ini Penjelasan Resmi Pertamina Soal Stok BBM Jelang Lebaran 2026
Kawasan Kota Lama memiliki banyak spot menarik yang kerap menjadi lokasi favorit untuk berfoto. Beberapa di antaranya yakni Gedung Marba, Gereja Blenduk, Taman Srigunting, Gedung Asuransi Jiwasraya, Gedung Bank Mandiri Mpu Tantular, Rumah Akar di samping Gedung Jiwasraya, Gedung Oudetrap, Semarang Art Gallery, hingga restoran bergaya klasik De Spiegel.
Selain itu, wisatawan juga dapat menjelajahi berbagai sudut kawasan dengan berjalan kaki. Jalur pedestrian yang luas membuat aktivitas wisata terasa lebih nyaman dan aman bagi pengunjung.
Bagi wisatawan yang menyukai kegiatan eksplorasi sejarah, komunitas walking tour di Kota Lama Semarang juga rutin mengadakan tur berjalan kaki. Melalui kegiatan tersebut, pengunjung dapat mempelajari sejarah bangunan sekaligus kisah perkembangan Kota Semarang pada masa kolonial.
Menariknya, suasana Kota Lama semakin hidup saat malam akhir pekan. Pemerintah Kota Semarang rutin menggelar program Car Free Night di sepanjang Jalan Letjen Suprapto. Kegiatan ini menghadirkan suasana wisata malam yang lebih santai, lengkap dengan berbagai aktivitas seni dan kuliner.
BACA JUGA:Libur Lebaran & Nyepi 2026 ke Bali? Cek Daftar Wilayah Rawan Konflik Hasil Pemetaan BIN
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: