Bak Disambar Petir! Kakak Kandung Diciduk KPK, Fairuz A. Rafiq Buka Suara: Jangan Sangkut-Pautkan Saya!

Bak Disambar Petir! Kakak Kandung Diciduk KPK, Fairuz A. Rafiq Buka Suara: Jangan Sangkut-Pautkan Saya!

Fairuz A. Rafiq--

Radarpena.co.id - Kabar mengejutkan mengguncang keluarga besar mendiang pedangdut legendaris A. Rafiq. Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, mendadak terseret kasus hukum yang cukup serius. Fadia dikabarkan terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan tindak pidana Korupsi dalam pengadaan barang dan jasa (PBJ) di sektor outsourcing.

Kabar ini sontak membuat sang adik, Fairuz A. Rafiq, terkejut luar biasa. Fairuz mengaku tidak pernah menyangka jika kakaknya bakal berurusan dengan lembaga antirasuah. Baginya, berita penangkapan ini datang seperti petir di siang bolong, tanpa ada tanda-tanda atau firasat apa pun sebelumnya.

Fairuz A. Rafiq Kaget, Tegaskan Tak Tahu Menahu Soal Kasus Sang Kakak

Reaksi syok tidak bisa disembunyikan oleh artis cantik ini saat bertemu awak media di kawasan Depok, Kamis (5/3/2026). Fairuz secara tegas menyatakan ketidaktahuannya mengenai detail perkara yang menimpa Fadia Arafiq. Ia mengaku benar-benar tidak mengikuti ataupun terlibat dalam urusan pekerjaan sang kakak di pemerintahan.

“Yang pasti kaget, ya, dengan berita ini. Saya pribadi tidak tahu-menahu tentang hal ini,” ujar Fairuz dengan nada terpukul namun tetap berusaha tenang di hadapan para pewarta.

Meski rasa iba sebagai saudara kandung tidak bisa dibendung, Fairuz memilih untuk tetap bersikap objektif. Ia tidak ingin menutup mata terhadap proses hukum yang sedang berjalan di KPK. Bagi Fairuz, setiap individu harus memiliki integritas dan tanggung jawab penuh atas segala tindakan yang diambil dalam hidupnya.

Prinsip Keluarga: Tanggung Jawab atas Konsekuensi Hukum

Keluarga mendiang A. Rafiq tampaknya memiliki prinsip yang kuat dalam mendidik anak-anaknya. Fairuz mengungkapkan bahwa dalam keluarganya, mereka selalu diajarkan untuk berani menanggung konsekuensi jika memang terbukti melakukan kesalahan di mata hukum. Ia tidak menutup diri jika sang kakak memang bersalah, namun ia juga tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.

“Kami diajarkan kalau memang salah, ya konsekuensinya dijalani. Tapi kalau memang tidak benar, kakak saya juga berhak mendapatkan keadilan yang seadil-adilnya,” tutur istri dari aktor Sonny Septian tersebut.

Fairuz berharap proses hukum yang dilakukan KPK bisa berjalan dengan transparan, jujur, dan adil bagi semua pihak yang terlibat.

Minta Publik Tidak Kaitkan dengan Kehidupan Pribadinya

Satu hal yang paling ditekankan oleh Fairuz dalam pernyataan terbukanya adalah permintaan agar publik tidak menyeret kehidupan pribadinya ke dalam pusaran kasus korupsi sang kakak. Fairuz merasa perlu memberikan batasan tegas karena ia dan Fadia Arafiq menjalani kehidupan yang sangat kontras dengan kesibukan di bidang yang jauh berbeda.

Selama ini, Fairuz berusaha menjaga rumah tangganya agar tetap jauh dari hiruk-pikuk politik dan masalah hukum seperti ini. Ia memohon kepada media dan netizen agar memberikan ruang bagi keluarganya untuk memantau perkembangan kasus dengan tenang, tanpa ada tekanan opini publik yang menyudutkan dirinya.

“Yang jelas untuk permasalahan ini kan saya punya rumah tangga sendiri, kakak saya juga punya rumah tangga sendiri. Kegiatan masing-masing juga berbeda. Jadi saya minta tolong, jangan sangkut-pautkan dengan saya,” pintanya secara terbuka.

Fokus pada Doa dan Jalur Hukum

Fairuz kini memilih untuk berserah diri dan menyandarkan harapan pada jalur doa. Ia hanya ingin masalah ini segera menemukan titik terang. Dengan profesionalisme penyidik KPK yang menangani kasus ini, Fairuz optimistis bahwa kebenaran yang sesungguhnya akan segera terungkap dalam waktu dekat.

Kasus yang menimpa Bupati Pekalongan ini tentu menjadi pengingat bagi para pejabat publik lainnya untuk selalu menjaga amanah dan menjauhkan diri dari praktik korupsi, terutama dalam pengadaan barang dan jasa yang kerap menjadi celah tindak pidana rasuah. Publik pun kini menantikan langkah KPK selanjutnya dalam mengembangkan penyidikan kasus ini hingga ke akar-akarnya. - Hasyim Ashari/Disway

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait