Pilu! Warga Baduy Dibegal saat Jualan Madu di Jakarta, Ditolak RS Karena Tak Punya KTP

Pilu! Warga Baduy Dibegal saat Jualan Madu di Jakarta, Ditolak RS Karena Tak Punya KTP

Warga baduy dibegal saat jualan madu di Jakarta-Rafi Adhi-Disway grup

“Waktu perbannya dibuka, darahnya langsung mancur deras sampai petugas panik,” kata Nello.

Petugas akhirnya merujuk Repan ke RS Ukrida, tempat ia mendapat 10 jahitan di tangan kirinya.

Kini, Repan masih menjalani masa pemulihan di rumah Nello sembari menunggu proses hukum berjalan.

Polisi Turun Tangan, Pelaku Begal Masih Diburu

Akibat aksi begal tersebut, Repan kehilangan 10 botol madu, ponsel, dan uang tunai sekitar Rp3 juta.

Pihak kepolisian telah melakukan pemeriksaan dan tengah memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian untuk mengidentifikasi pelaku.

Sementara itu, kondisi Repan mulai membaik meski masih merasakan nyeri di tangan kirinya.

“Masih sakit, tapi sudah lebih baik,” ujarnya singkat.

Kisah Kemanusiaan di Tengah Ibu Kota

Peristiwa yang menimpa Repan menyita perhatian publik. Warganet di berbagai platform media sosial turut memberikan doa dan dukungan bagi warga Baduy Dalam tersebut.

Kisah ini menjadi pengingat pentingnya akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat adat, terutama yang tidak memiliki dokumen kependudukan resmi.

 

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait