Pilu! Warga Baduy Dibegal saat Jualan Madu di Jakarta, Ditolak RS Karena Tak Punya KTP
Warga baduy dibegal saat jualan madu di Jakarta-Rafi Adhi-Disway grup
JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Kisah pilu datang dari Repan, seorang warga Baduy Dalam, yang menjadi korban pembegalan saat berjualan madu di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat.
Tak hanya kehilangan barang dagangan, ponsel, dan uang tunai, Repan juga mengalami luka cukup parah di tangan kirinya hingga harus mendapat 10 jahitan.
Namun yang membuat kisah ini menyayat hati, Repan sempat ditolak rumah sakit karena tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebelum akhirnya mendapat pertolongan dari seorang pelanggannya.
Sempat Ditolak Rumah Sakit karena Tak Punya KTP
Setelah dibegal, Repan dengan kondisi tangan berdarah berusaha mencari pertolongan ke rumah sakit di kawasan Cempaka Putih.
Sayangnya, ia justru ditolak karena tidak memiliki identitas resmi. Dalam keadaan kesakitan, ia kemudian memutuskan untuk mendatangi salah satu pelanggannya, Johan Chandra atau Nello, yang tinggal di Tanjung Duren, Jakarta Barat.
"Dia datang dengan wajah ketakutan dan kebingungan, tangan kirinya diperban. Dia bilang baru saja dibegal dan minta tolong supaya saya hubungi keluarganya di Baduy," katanya kepada awak media, Rabu 5 November 2025.
Repan datang bersama petugas keamanan kompleks dan tampak lemah. Nello kemudian mencoba menghubungi kenalannya di Baduy, namun tidak mendapat respons.
"Dia terus bilang ‘sakit, sakit, sakit’. Waktu perbannya dibuka, darahnya langsung mancur deras sampai petugas klinik panik," ujarnya.
BACA JUGA:BNI Raih Penghargaan atas Kontribusi dalam Pemberdayaan UMKM dan Keuangan Inklusif Desa
BACA JUGA:Spesifikasi Vivo Y21d: HP Tangguh Tahan Air 6 Meter, Baterai Jumbo, dan Harga Cuma Rp2 Jutaan!
Darah Mengucur Deras, Dapat 10 Jahitan di RS Ukrida
Melihat kondisi Repan yang semakin parah, Nello membawanya ke sebuah klinik di sekitar rumahnya.
Namun luka di tangan Repan ternyata cukup dalam dan mengenai pembuluh darah, sehingga petugas klinik tak mampu menanganinya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: