Diawali Doa Bersama, Demonstrasi di Lampung Berjalan dengan Damai dan Kondusif
Unjuk rasa di Bandar Lampung-tangkapan layar-
Evaluasi kinerja DPR dan Polda Lampung
Kenaikan gaji dosen dan guru
Pemotongan tunjangan DPR
Tolak RKUHAP dan efisiensi di sektor pendidikan dan kesehatan
Stop penggunaan pajak rakyat untuk penindasan
Reformasi agraria dan pembebasan lahan petani Anak Tuha
Penuntasan kasus pembunuhan Affan Kurniawan.
Gubernur Lampung Duduk Bersama Mahasiswa di Tengah Aksi
Salah satu momen yang menjadi sorotan adalah ketika Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Kapolda Irjen Helmy Santika, dan Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen Kristomei Sianturi duduk lesehan di tengah massa aksi untuk berdialog langsung.
"Kami melihat gelora semangat mahasiswa Lampung yang luar biasa. Semua aspirasi kami terima dan akan diteruskan ke pemerintah pusat," ujar Gubernur Rahmat.
Ia juga menegaskan bahwa hak masyarakat untuk bersuara akan terus dijaga, serta berterima kasih atas penyampaian aspirasi yang tertib dan damai.
Tanggapan Positif dari TNI dan Polri
Kapolresta Bandar Lampung Kombes Alfret Jacob Tilukay mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam menjaga kondusivitas aksi.
“Ini bukti TNI-Polri solid dalam mengawal keamanan, dan kami berterima kasih kepada mahasiswa, ormas, dan OKP atas demo damai ini.”
Sementara itu, Dandim 0410 Letkol Arm Roni Hermawan menyebut aksi ini sebagai contoh elegan penyampaian pendapat:
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: