Heboh Hujan Abu di Citeureup Bogor, Begini Reaksi Dedi Mulyadi

Heboh Hujan Abu di Citeureup Bogor, Begini Reaksi Dedi Mulyadi

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi-dedimulyadiofficial-tiktok

“Begitu debu keluar, pekerja segera menutup lubang check hole. Dalam tiga menit, kondisi bisa teratasi,” jelas Setia.

Indocement telah meminta maaf kepada warga, berkoordinasi dengan perangkat desa, dan berjanji memperbaiki SOP agar pembersihan tidak lagi dilakukan saat angin kencang.

Dampak Kesehatan dan Respons Pemerintah

Meski tidak ada kerusakan material, banyak warga mengeluhkan gangguan pernapasan ringan. Puskesmas setempat bersama pihak Indocement langsung membuka layanan pemeriksaan kesehatan gratis.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan bahwa Pemprov Jabar akan menindak PT Indocement karena diduga melanggar Standar Operasional Prosedur (SOP).

“Tim Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jabar sudah turun ke lapangan untuk evaluasi. Jika terbukti ada pelanggaran berat, bisa dikenakan sanksi administratif hingga denda,” tegas Dedi.

Ia meminta masyarakat tetap tenang sembari menunggu hasil evaluasi resmi dari DLH.

Pemprov Jabar berjanji akan hadir dan memberikan solusi agar kejadian serupa tidak terulang.

Kejadian Tahunan

Kepala Desa Padi menambahkan bahwa fenomena hujan abu sebenarnya bukan peristiwa baru.

Ia menyebut, dalam setahun bisa terjadi dua kali, biasanya saat pabrik melakukan pembersihan sumbatan.

Hal ini membuat warga semakin khawatir, terutama terkait kesehatan anak-anak dan lansia yang rentan terhadap debu.

Hujan abu di Citeureup Bogor yang viral di media sosial terbukti berasal dari aktivitas pabrik semen Indocement.

Meski sudah ditangani, peristiwa ini menimbulkan dampak kesehatan dan keresahan warga.

Pemprov Jabar kini turun tangan melakukan investigasi serta menjanjikan sanksi jika ditemukan pelanggaran.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait