Waspada Leptospirosis di Yogyakarta: 18 Kasus Positif, 5 Meninggal Dunia di Tengah Musim Hujan

Waspada Leptospirosis di Yogyakarta: 18 Kasus Positif, 5 Meninggal Dunia di Tengah Musim Hujan

Ilustrasi Laptospirosis-Istimewa-

Dinas Kesehatan DIY mengimbau masyarakat untuk melakukan langkah-langkah berikut:

Gunakan sepatu boot dan sarung tangan saat bekerja di area lembap atau genangan.

Hindari bermain air banjir, terutama bagi anak-anak.

Tutup luka terbuka dengan perban tahan air.

Pastikan lingkungan rumah bebas tikus dan genangan air.

Masak air minum sampai mendidih.

Segera ke puskesmas atau rumah sakit jika mengalami gejala mencurigakan.

Kesiapsiagaan Pemerintah Daerah

Guna menekan angka penularan, Pemda DIY tengah menggalakkan sosialisasi ke tingkat RT dan RW. Surat edaran resmi dalam waktu dekat akan dikirimkan ke seluruh fasilitas layanan kesehatan, sekolah, dan pemerintahan desa.

"Leptospirosis bukan hanya penyakit musim hujan, tapi juga indikator penting sanitasi dan perilaku hidup bersih," tambah Lana.

Masyarakat Harus Waspada, Bukan Panik

Peningkatan kasus leptospirosis di DIY harus menjadi peringatan bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit infeksi yang berkaitan dengan lingkungan dan kebersihan.

Dengan penanganan cepat, pengobatan yang tepat, dan pencegahan aktif dari seluruh lapisan masyarakat, wabah ini bisa dicegah meluas.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait