Tragedi Pesawat Air India Jatuh di Ahmedabad, 1 Penumpang Selamat
Tragedi Pesawat Air India Jatuh di Ahmedabad-tangkapan layar-
Situasi di rumah sakit Ahmedabad pun berubah menjadi zona krisis. Korban luka-luka dan jenazah yang terbakar dikirim menggunakan ambulans melalui “green corridor”. Banyak jasad dalam kondisi hangus dan sulit dikenali.
Penyebab Kecelakaan: Dugaan Gagal Angkat hingga Bird Strike
Menurut pakar penerbangan yang dikutip oleh NDTV, kecelakaan fatal ini diduga disebabkan oleh gagal angkat (loss of lift) sesaat setelah take-off. Ada kemungkinan konfigurasi flap yang salah, atau tabrakan dengan burung (bird strike) yang menyebabkan kerusakan mesin secara instan.
Menariknya, pesawat belum sempat menarik roda pendaratan, menandakan masalah muncul di fase awal setelah tinggal landas.
Investigasi Menyeluruh dan Respon Pemerintah
Pemerintah India melalui Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil (DGCA) bersama tim dari Boeing dan AAIB (Aircraft Accident Investigation Bureau) telah membentuk unit investigasi khusus.
Fokus utama adalah menganalisis black box yang telah ditemukan, termasuk Flight Data Recorder (FDR) dan Cockpit Voice Recorder (CVR).
Perdana Menteri Narendra Modi memerintahkan agar seluruh sumber daya disiapkan untuk upaya penyelamatan dan evakuasi korban.
Reaksi Global dan Kepastian Data Penumpang
Air India telah membuka pusat bantuan keluarga korban dan menyediakan layanan konseling trauma. Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Indonesia menyatakan bahwa tidak ada WNI yang menjadi penumpang dalam insiden ini berdasarkan data manifes.
Kecelakaan ini menjadi tragedi fatal pertama yang melibatkan Boeing 787 Dreamliner sejak debutnya pada 2011.
Kecelakaan Air India AI-171 menjadi pukulan berat bagi industri penerbangan global. Kombinasi kerusakan teknis, potensi human error, atau faktor lingkungan akan diusut lebih lanjut.
Tragedi ini juga mengingatkan pentingnya audit keselamatan penerbangan secara menyeluruh, terutama pada armada pesawat modern.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: