Fadli Zon Kritik Penambangan di Raja Ampat: Jangan Rusak Alam dan Situs Sejarah!

Fadli Zon Kritik Penambangan di Raja Ampat: Jangan Rusak Alam dan Situs Sejarah!

Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengkritik adanya aktivitas penambangan di Raja Ampat, Papua Barat Daya.-Disway.id/Anisha-

JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Menteri Kebudayaan Fadli Zon melayangkan kritik tajam terhadap aktivitas penambangan yang terjadi di kawasan Raja Ampat, Papua Barat Daya.

Ia menegaskan bahwa investasi apapun, termasuk tambang, tidak boleh merusak keindahan alam, ekosistem, dan situs bersejarah yang ada di wilayah konservasi tersebut.

“Kita harapkan jangan ada satu penambangan yang bisa merusak keindahan alam dan ekosistem Raja Ampat yang sangat indah,” tegas Fadli Zon.

Raja Ampat: Surga Wisata Alam dan Sejarah

Raja Ampat dikenal dunia sebagai salah satu kawasan laut dengan keanekaragaman hayati terkaya di bumi.

Tak hanya itu, wilayah ini juga menyimpan situs-situs budaya dan sejarah yang masih terjaga dengan baik. Oleh karena itu, setiap bentuk investasi di kawasan ini perlu memperhatikan aspek kelestarian lingkungan dan budaya lokal.

Kritik Keras terhadap Tambang Nikel

Penambangan, terutama untuk eksploitasi nikel, dikhawatirkan akan mengganggu:

BACA JUGA:Telkomsel Sebar 660 Hewan Kurban ke Seluruh Indonesia, Sambungkan Senyuman di Momen Iduladha 1446 H

BACA JUGA:3 Waktu yang Dilarang Melaksanakan Shalat, Umat Muslim Wajib Tahu!

Kelestarian ekosistem laut dan darat

Situs sejarah yang belum banyak dieksplorasi

Kehidupan masyarakat adat yang bergantung pada alam.

Fadli menegaskan pentingnya dialog lintas kementerian dan lembaga untuk memastikan bahwa tidak ada kerusakan jangka panjang akibat investasi yang gegabah.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait