Sejoli bukan Suami Isteri, Ditemukan Meninggal Tragis di Surabaya

Sejoli bukan Suami Isteri, Ditemukan Meninggal Tragis di Surabaya

Jenazah sejoli tewas dalam mobil--

Radarpena.co.id,Jakarta - Warga Surabaya dihebohkan temuan jenazah sejoli dalam mobil bernopol L 1163 HN yang terparkir di Jalan Ngagel Jaya Utara, Kecamatan Gubeng, Surabaya. Ada sejumlah pertanyaan yang belum terjawab dalam temuan jenazah ini.

Pertama, status laki-laki dan perempuan di dalam mobil tersebut. Apakah keduanya merupakan suami istri atau hanya sekadar pacar. Keduanya ditemukan tak bernyawa di kabin depan mobil, diduga karena keracunan AC.

 

Kapolsek Gubeng Kompol Eko Sudarmanto memastikan kedua korban itu bukan pasangan suami istri (pasutri). Sebab, berdasarkan pengakuan keluarga, keduanya sama-sama masih lajang.

"Kalau itu saya belum bisa menyimpulkan. Saya tanya keluarga apakah perempuan ini pacarnya juga sama-sama tidak mengetahui dalam artian pacaran atau tidak. Pastinya mereka sama-sama statusnya lajang," kata Eko saat dihubungi Radarpena, Jumat (4/4/2025).

BACA JUGA:Minyak Telon Lokal Go Global, UMKM Binaan BRI Sukses Ekspor ke Mancanegara

Jenazah pemuda pemudi dalam mobil ini ditemukan dalam mobil yang terparkir di Jalan Ngagel Jaya Utara, Kecamatan Gubeng, Surabaya pada Selasa (1/4) siang. Orang yang pertama kali curiga dengan mobil ini adalah seorang tukang sapu jalanan.

Tukang sapu itu curiga dengan mobil L 1163 HN yang terparkir di lokasi yang sama sejak Senin (31/3) tanpa bergeser sedikit pun. Dia meminta bantuan warga setempat hingga menemukan 2 orang laki-laki dan perempuan di dalam mobil itu telah meninggal.

BACA JUGA:Ridwan Kamil dan Atalia Tak Salat Idul Fitri Bersama, Rumah Tangga Retak Akibat Isu Perselingkuhan?

Saat ditemukan, kedua jenazah duduk di kursi bagian depan mobil dalam kondisi mesin mobil dan AC kendaraan masih menyala dan pintu serta jendela mobil terutup rapat.

"Korban laki-laki ditemukan di belakang kemudi dalam posisi setengah tidur dengan kaki tertekuk di bawah kemudi, sedangkan korban perempuan duduk di kursi penumpang depan posisi bersandar di pintu," ujar Eko.

BACA JUGA:Indef Ungkap Dampak Tarif Impor Amerika Naik 32 Persen bagi Indonesia

Setelah melakukan pencocokan identitas, polisi mengungkap jenazah itu masing-masing bernama Hari Aditya (26) yang diketahui merupakan warga Jalan Simo Sidomulyo, Surabaya dan Qusnul Vitria (23) yang diketahui warga Jalan Kedung Baruk, Surabaya.

Dari pemeriksaan awal yang telah dilakukan oleh petugas, dugaan sementara kematian kedua jenazah laki-laki dan perempuan itu karena keracunan AC mobil yang tetap menyala dalam kondisi seluruh pintu dan jendela mobil tertutup rapat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait