Jelang Ramadhan 2025, Bapanas Pastikan Harga MinyaKita Akan Turun

Jelang Ramadhan 2025, Bapanas Pastikan Harga MinyaKita Akan Turun

Minyak Goreng Minyakita-Disway/Bianca Khairunnisa-

JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Menjelang bulan suci Ramadan 2025, Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan ketersediaan pangan pokok, terutama minyak goreng, dalam kondisi aman. 

Kepala Bapanas, Arief Prasetyo Adi, menyatakan bahwa salah satu fokus Pemerintah adalah menstabilkan harga minyak goreng kemasan rakyat, MinyaKita, dengan meningkatkan penyaluran hingga dua kali lipat dari biasanya.

“MinyaKita ditargetkan penyaluran 2 kali lipat dari biasanya. Harganya harus di Rp 15.700 per liter,” pungkas Arief di Jakarta, pada Kamis 27 Februari 2025.

Berdasarkan Proyeksi Neraca Pangan Nasional 2025 per 21 Februari 2025, kebutuhan konsumsi minyak goreng diprediksi meningkat 14,67% selama Ramadan (Maret 2025), menjadi 488,4 ribu ton dari sebelumnya 425,9 ribu ton di Februari 2025.

Namun, Arief memastikan bahwa ketersediaan stok saat ini terjaga dengan baik.

“Jadi ketersediaan saat ini memang kita jaga baik-baik,” tambah Arief.

BACA JUGA:Prediksi BRIN Awal Puasa Ramadan Tanggal 2 Maret 2025, Ini Penjelasan Menag Nasaruddin Umar

BACA JUGA:Jadi Tersangka Tak Kunjung Diperiksa, Reza Gladys Desak Polisi Tangkap Nikita Mirzani

Stok Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) dalam bentuk minyak goreng per 26 Februari 2025 mencapai 99 ribu kiloliter yang tersebar di ID FOOD dan Perum Bulog. Sementara itu, ketersediaan minyak goreng secara nasional pada Maret 2025 diperkirakan mencapai 815,4 ribu kiloliter, melebihi kebutuhan konsumsi sebulan.

Arief juga mengimbau pasar-pasar tradisional untuk menjaga stabilitas harga, mengingat jumlahnya yang lebih banyak dibandingkan pasar modern. 

“Memang yang kita perlu imbau adalah pasar-pasar tradisional, karena jumlah pasar tradisional itu tentunya lebih banyak daripada pasar modern. Sesuai arahan Bapak Presiden, beliau ingin harga di konsumen bisa terkontrol dengan baik, terutama saat Ramadan sampai Idul Fitri,” tutup Arief.

Berdasarkan data Panel Harga Pangan NFA, rata-rata harga minyak goreng di tingkat konsumen nasional saat ini berada di Rp 17.679 per liter.

Meski demikian, stok minyak goreng secara nasional dinilai masih memadai dan bahkan melebihi kebutuhan konsumsi sebulan.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait