DPRD Kota Bandung Bentuk Pansus 2 Soal Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan

DPRD Kota Bandung Bentuk Pansus 2 Soal Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan

Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) 2 DPRD Kota Bandung, Erick Darmadjaya, B.Sc., M.KP.-DPRD Kota Bandung-

JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Wakil Ketua Pansus 2 Erick Darmadjaya B.Sc.M.KP mengaku prihatin saat ini kecintaan terhadap tanah air luntur tak ayal kecintaan dan pemahaman tentang Pancasila pun luntur.

Ia mengaku banyak menyaksikan masyarakat khususnya anak-anak muda zaman sekarang lupa bahkan tak paham Pancasila.

"Tetapi mereka mengelu-elukan budaya orang lain bahkan menerapkannya di kehidupan sehari-hari," ujar politisi PSI itu.

Alasan itulah DPRD Kota Bandung membentuk panitia khusus (pansus) 2 tentang Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan.

"Ini bentuk keprihatinan kita melunturnya  cinta tanah air, kita ingin menyampaikan bahwa kepentingan umum diatas kepentingan golongan atau pribadi, serta berupaya Pancasila itu guna memperkokoh persatuan kesatuan," jelas anggota komisi I DPRD Kota Bandung.

Kendati nyaris rampung pembahasan Raperda pansus 2 ini namun ternyata masih banyak dinamikanya. 

Karena itu kata Erick, DPRD Kota Bandung masih terus melakukan pembahasan dan  kajian lebih dalam.

BACA JUGA:Tinjau Layanan Publik, Wakil Wali Kota Bandung Erwin: ASN Harus Utamakan Kepentingan Masyarakat

BACA JUGA:Pemkot Bandung Intensifkan Penanganan Sampah Usai Penghentian Kerja Sama dengan TPA Pasir Bajing

"Sekarang banyak budaya atau kuliner bangsa lain yang lebih dikenal warga negara kita, ketimbang budaya atau kuliner bangsa kita," paparnya lagi.

Pembahasan pansus 2 memang belum ada kendala signifikan namun kata Erick banyak pihak yang ingin merubah kebangsaan kita menjadi bangsa suatu suku tertentu atau aliran tertentu.

Ia pun berharap dengan adanya Perda Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan, maka masyarakat Indonesia khususnya kota Bandung dapat kembali ke Pancasila sebagai sebagai ideologi dan wawasan kebangsaan kita.

Di dalam butir-butir Pancasila sendiri telah diatur sedemikian rupa kehidupan bangsa  namun mulai sila kesatu ketuhanan yang maha esa hingga sila kelima keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, sulit terwujud.

"Sekali saya sampaikan kecintaan kita terhadap tanah air kian meluntur. Harapan saya dengan Perda ini Indonesia akan selalu menjadi bangsa yang kuat dan tangguh," tutupnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait