Kisah Mbah Iran, Sapi Asal Bantul yang Dipilih Jadi Hewan Kurban Presiden Prabowo

Kisah Mbah Iran, Sapi Asal Bantul yang Dipilih Jadi Hewan Kurban Presiden Prabowo

Sapi Mbah Iran asal Bantul terpilih jadi hewan kurban Presiden Prabowo. Bobotnya 1 ton dan dibeli seharga Rp 90 juta. Foto: ANTARA/ Agung Dwi Prakoso.--

Saat membeli sapi itu, ia mendapatkannya langsung dari seorang peternak yang akrab dipanggil Mbah Iran. Nama tersebut kemudian terus melekat hingga sekarang.

“Dulu belinya saya dari Mbah Iran, terus saya namakan Mbah Iran,” ujar Sarjono.

Cerita sederhana itu justru membuat sapi tersebut semakin dikenal warga sekitar. Kini, nama Mbah Iran bahkan ikut ramai diperbincangkan setelah terpilih menjadi sapi kurban Presiden.

Pernah Dilirik untuk Kurban Jokowi, Tapi Gagal Lolos

Menariknya, ini bukan kali pertama sapi milik Sarjono masuk radar tokoh penting nasional. Beberapa tahun lalu, sapi peliharaannya juga sempat dilirik untuk dijadikan hewan kurban Mantan Presiden Joko Widodo.

Namun saat itu, prosesnya belum berhasil karena ada syarat tertentu yang belum terpenuhi.

“Dulu pernah itu untuk Pak Jokowi yang tahun berapa itu, tapi tidak lolos karena ada syarat yang belum terpenuhi,” katanya.

Pengalaman tersebut tampaknya menjadi pelajaran berharga bagi Sarjono dalam merawat ternaknya. Kini, kerja kerasnya selama bertahun-tahun akhirnya membuahkan hasil setelah sapi kesayangannya benar-benar dipilih menjadi hewan kurban Presiden.

Sudah Beternak Sejak Kecil

Sarjono bukan sosok baru dalam dunia peternakan sapi. Ia mengaku sudah memelihara sapi sejak kecil. Sampai sekarang, ada sekitar delapan sapi yang ia rawat di kandang dekat rumahnya.

Ketekunannya menjaga kualitas ternak membuat sapi-sapinya dikenal memiliki kondisi fisik yang bagus. Tidak heran jika Mbah Iran akhirnya mampu menarik perhatian tim seleksi hewan kurban Presiden.

Kisah Sarjono juga menunjukkan bahwa peternak daerah punya peluang besar untuk mencuri perhatian nasional. Dengan perawatan yang konsisten dan kualitas ternak yang baik, sapi lokal dari Bantul pun bisa tampil di level tertinggi. (ANTARA)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait