Kemendikdasmen Kejar Target Sertifikasi: Program PPG 2026 Resmi Dibuka, Simak Alur Daftarnya

Kemendikdasmen Kejar Target Sertifikasi: Program PPG 2026 Resmi Dibuka, Simak Alur Daftarnya

Kemendikdasmen Kejar Target Sertifikasi: Program PPG 2026 Resmi Dibuka, Simak Alur Daftarnya--kemendikdasmen.go.id

radarpena.co.id - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bergerak cepat menuntaskan agenda besar peningkatan mutu tenaga pendidik di tanah air. Pemerintah secara resmi meluncurkan program Penjaringan Data Guru Tertentu Belum Bersertifikat Pendidik Tahun 2026 sebagai langkah akselerasi menuntaskan Pendidikan Profesi Guru (PPG).

Melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK), pemerintah menargetkan seluruh guru yang memenuhi syarat hukum dan administratif dapat terdata secara akurat. Langkah ini bertujuan agar para guru tersebut segera memperoleh kesempatan mengikuti program PPG guna mendapatkan tunjangan profesi serta pengakuan kompetensi resmi dari negara.

Namun, pemerintah masih menemukan kendala teknis di lapangan. Berdasarkan hasil verifikasi data nasional, sejumlah guru aktif yang masuk dalam kriteria sasaran ternyata belum melakukan pendaftaran seleksi administrasi hingga akhir tahun 2025 lalu. Kondisi ini memicu kekhawatiran akan tertinggalnya hak-hak kesejahteraan dan profesionalisme guru tersebut jika tidak segera bertindak.

Pemerintah mengimbau para guru, baik yang mengabdi di sekolah negeri maupun swasta, untuk segera melakukan pengecekan data secara mandiri. Bagi guru yang memenuhi persyaratan namun belum mengantongi sertifikat pendidik (serdik), wajib melakukan konfirmasi keberminatan melalui aplikasi SIMPKB atau laman Info GTK.

BACA JUGA:Cek Desil Bansos April 2026: Panduan Lengkap Pantau Status PKH dan BPNT Lewat HP

BACA JUGA:Bobotoh Harus Punya Nih! BTN dan PERSIB Rilis Kartu Debit Edisi Spesial

Masyarakat dan para pendidik perlu mencatat bahwa proses konfirmasi ini memiliki batas waktu yang sangat ketat. Kemendikdasmen akan menutup pintu konfirmasi tepat pada tanggal 30 April 2026. Ketegasan batas waktu ini bertujuan agar jadwal pelaksanaan tahap seleksi dan akademik selanjutnya tidak terganggu.

Direktur Jenderal GTK, Nunuk Suryani, menegaskan bahwa penjaringan ini merupakan fondasi utama untuk membangun kualitas pendidikan nasional. Ia menyebut program ini sebagai jembatan bagi guru-guru senior maupun guru baru yang telah mendedikasikan diri hingga tahun ajaran 2023/2024.

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh guru tertentu yang telah mengajar sampai dengan tahun 2023/2024 benar-benar teridentifikasi. Melalui penjaringan data ini, kami memfasilitasi mereka secara penuh untuk masuk ke dalam sistem PPG,” ujar Nunuk dalam keterangan persnya di Jakarta.

Nunuk juga memaparkan visi besar di balik penuntasan sertifikasi guru dalam jabatan ini. Menurutnya, keberhasilan program tahun 2026 akan menjadi titik balik fundamental bagi ekosistem pendidikan Indonesia. Begitu seluruh guru aktif saat ini telah tersertifikasi, Kemendikdasmen akan mengubah fokus program PPG menjadi model pra-jabatan murni.

Di masa depan, pemerintah akan memfokuskan PPG sebagai fase persiapan bagi para calon guru sebelum mereka benar-benar melangkah ke ruang kelas. Strategi ini menjamin bahwa setiap individu yang berdiri di depan siswa telah melewati sistem persiapan yang terstruktur, berkelanjutan, dan memiliki kualifikasi utuh sejak awal karier.

BACA JUGA:Pemerintah Siapkan Beasiswa bagi 888 Ribu Murid TK, Tiap Siswa Dapat Rp450 Ribu per Tahun

BACA JUGA:Ikan Sapu-Sapu Dominasi Ciliwung, Pakar IPB: Tanda Sungai Sedang

Panduan Teknis dan Verifikasi Data

Para guru dapat memantau status mereka secara mandiri melalui dua kanal utama:

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: