UTBK-SNBT 2026 di Undip Diikuti 23.933 Peserta, Kampus Siapkan 1.400 Komputer

UTBK-SNBT 2026 di Undip Diikuti 23.933 Peserta, Kampus Siapkan 1.400 Komputer

Sebanyak 23.933 peserta ikuti UTBK-SNBT 2026 di Undip.--

 

radarpena.co.id - Pelaksanaan UTBK-SNBT 2026 di Universitas Diponegoro (Undip) Semarang menunjukkan tingginya antusiasme calon mahasiswa dari berbagai daerah. Tahun ini, ribuan peserta akan mengikuti ujian berbasis komputer dengan dukungan fasilitas yang telah disiapkan secara menyeluruh.

Sebanyak 23.933 peserta tercatat mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026 di Undip. Kampus ini kembali dipercaya sebagai salah satu pusat ujian nasional.

Rektor Undip, Prof Suharnomo, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen memberikan layanan terbaik bagi seluruh peserta.

"Kami ingin setiap peserta dapat mengikuti ujian dengan nyaman, tertib, dan memperoleh kesempatan yang sama untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya," katanya.

UTBK-SNBT 2026 dijadwalkan berlangsung pada 21 hingga 29 April 2026.

Fasilitas Lengkap dan Tersebar di Berbagai Lokasi

Untuk mendukung kelancaran ujian, Undip menyediakan setidaknya 1.400 unit komputer. Fasilitas ini tersebar di beberapa lokasi, termasuk kampus Tembalang dan Pleburan.

Wakil Rektor I Undip, Prof Heru Susanto, menjelaskan bahwa pelaksanaan ujian juga berlangsung di berbagai fakultas, Sekolah Vokasi, Gedung Pascasarjana, hingga Gedung ICT Center.

"Berbagai persiapan terus dimatangkan agar seluruh rangkaian pelaksanaan ujian dapat berlangsung tertib, lancar, dan memberikan kenyamanan bagi para peserta," katanya.

Ujian Inklusif, Peserta Disabilitas Ikut Berpartisipasi

Undip juga memastikan pelaksanaan UTBK-SNBT berjalan inklusif. Tahun ini, terdapat enam peserta disabilitas yang terdiri dari penyandang tunadaksa dan tunarungu.

Pihak kampus telah menyiapkan dukungan khusus sesuai kebutuhan masing-masing peserta agar mereka dapat mengikuti ujian secara optimal.

Materi Ujian dan Pilihan Program Studi

Peserta UTBK akan menghadapi beberapa jenis tes, seperti Tes Potensi Skolastik (TPS), Tes Literasi Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, serta Penalaran Matematika.

Selain itu, Undip membuka 58 program studi sarjana dan 11 program sarjana terapan yang terus berkembang mengikuti kebutuhan zaman.

"Melalui pelaksanaan UTBK-SNBT 2026 kami berharap dapat terus menghadirkan proses seleksi yang profesional, inklusif, dan berkualitas sebagai bagian dari kontribusi nyata dalam memajukan pendidikan tinggi di Indonesia," katanya.

Prodi Favorit dan Skema Kuota Penerimaan

Antusiasme peserta terlihat dari tingginya minat pada sejumlah program studi. Prodi Sarjana Hukum menjadi yang paling diminati dengan 4.685 pendaftar. Sementara itu, Prodi Sarjana Terapan Akuntansi Perpajakan mencatat 3.782 pendaftar.

Undip juga mengikuti ketentuan kuota penerimaan mahasiswa baru sesuai regulasi nasional.

"Sesuai regulasi, Undip menerima kuota dari SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi) sekurangnya 20 persen, SNBT sekurangnya 30 persen, dan sisanya maksimal 50 persen jalur mandiri," katanya.

 

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: antara