Jemaah Haji Wajib Tahu! Beli Ponsel Baru di Arab Saudi Harus Lapor untuk Dapat IMEI

Jemaah Haji Wajib Tahu! Beli Ponsel Baru di Arab Saudi Harus Lapor untuk Dapat IMEI

Beli ponsel di luar negeri? Simak cara daftar IMEI bagi jamaah haji agar HP bisa dipakai di Indonesia.--

radarpena.co.id - Bagi Anda para jamaah haji yang berniat membawa pulang ponsel baru dari tanah suci, ada hal penting yang tidak boleh terlewatkan. Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) mengimbau agar para jamaah segera mendaftarkan kode International Mobile Equipment Identity atau IMEI setibanya di Indonesia.

Langkah ini sangat krusial agar perangkat yang Anda beli di luar negeri tetap bisa mendapatkan akses jaringan seluler lokal. Tanpa pendaftaran resmi, ponsel tersebut hanya akan menjadi pajangan karena tidak dapat tersambung ke operator seluler domestik.

Prosedur Pendaftaran IMEI di Bandara

Kepala Seksi Impor III DJBC Kemenkeu, Chinde Marjuang Praja, menjelaskan bahwa pendaftaran ini merupakan prosedur standar kepabeanan.

“Di Indonesia, untuk membawa handphone itu ada ketentuan, yang prinsipnya kalau belum didaftarkan itu tidak akan bisa mengakses jaringan lokal,” ungkap Chinde dalam taklimat media secara virtual, Kamis, 16 April 2026.

Lalu, bagaimana caranya? Saat Anda menginjakkan kaki di bandara kedatangan, segera temui petugas Bea Cukai. Anda perlu memberitahukan perangkat yang dibawa agar petugas bisa merekam nomor IMEI serta identitas Anda. Proses ini menjadi dasar penelitian lebih lanjut untuk mengaktifkan perangkat tersebut.

Fasilitas Pembebasan Bea Masuk untuk Jamaah

Pemerintah memberikan kemudahan khusus bagi para tamu Allah dalam membawa perangkat komunikasi. Namun, aturan yang berlaku berbeda antara jamaah reguler dan khusus:

  1. jamaah haji Reguler: Mendapatkan fasilitas pembebasan tanpa batasan nilai tertentu untuk perangkat ponsel yang dibawa pulang.

  2. jamaah haji Khusus: Mendapatkan pembebasan Bea Masuk dengan batas nilai kepabeanan atau Free on Board (FOB) maksimal 2.500 dolar AS.

Perlu Anda perhatikan, angka 2.500 dolar AS bagi jamaah haji khusus ini bersifat total. “Ketika ada barang-barang lain yang dibawa, nanti dijumlahkan. Karena 2.500 dolar AS ini adalah pembebasan secara total,” jelas Chinde.

Jadi, jika Anda membawa oleh-oleh dalam jumlah banyak, nilai ponsel akan digabungkan dengan barang tersebut dalam perhitungan fasilitas pembebasan.

Integrasi Sistem dan Batas Waktu

Setelah data direkam, informasi perangkat Anda akan masuk ke sistem Central Equipment Identity Register (CEIR). Jika pendaftaran sukses, ponsel Anda secara otomatis bisa langsung digunakan untuk berkomunikasi di tanah air.

Bagaimana jika urusan administrasi belum selesai di bandara? Jangan khawatir, Anda masih bisa melanjutkan proses ini di kantor pabean terdekat dari domisili Anda.

Syaratnya, barang tersebut sudah dilaporkan saat Anda tiba di bandara. Pemerintah memberikan tenggat waktu paling lama lima hari kerja untuk menyelesaikan proses administrasi lanjutan ini.

Pastikan Anda melaporkan ponsel baru tersebut agar komunikasi dengan keluarga di rumah tetap lancar tanpa kendala sinyal!

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: