Pemprov DKI akan Wajibkan Air Perpipaan Bagi Warga
Pemprov DKI akan wajibkan air perpipaan bagi warga--ist
radarpena.co.id - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana mewajibkan penggunaan air perpipaan bagi wilayah yang sudah terjangkau layanan.
Kebijakan ini menjadi langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan pada air tanah yang selama ini berkontribusi terhadap penurunan muka tanah di ibu kota.
Kebijakan tersebut disampaikan oleh Pramono Anung dalam rapat paripurna DPRD DKI Jakarta pada Senin (13/4/2026).
BACA JUGA:Badai PHK di Awal 2026: 8.389 Buruh Kehilangan Pekerjaan, Tertinggi Jawa Barat!
Tekan Eksploitasi Air Tanah
Pramono menegaskan, kewajiban penggunaan air perpipaan bertujuan untuk menjaga keseimbangan lingkungan sekaligus mengurangi eksploitasi air tanah yang berlebihan.
“Langkah ini dilakukan untuk menekan eksploitasi air tanah, mengendalikan penurunan muka tanah, serta menjaga lingkungan,” ujarnya.
Selama ini, penggunaan air tanah yang masif menjadi salah satu penyebab utama amblesnya permukaan tanah di Jakarta.
Perluasan Layanan Air Perpipaan
Pemprov DKI menjadikan perluasan jaringan air minum perpipaan sebagai prioritas utama. Program ini akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi lapangan agar implementasinya lebih efektif.
BACA JUGA:Menguak Misteri Jam 31.30: Antara Mitos, Imajinasi, dan Bisikan Dunia Tak Terlihat
Pemerintah juga memastikan prosesnya transparan melalui sistem informasi SPAM, sehingga masyarakat dapat memantau perkembangan layanan secara terbuka.
Untuk meningkatkan kualitas layanan, Pemprov DKI akan melakukan sejumlah langkah, di antaranya:
- Modernisasi jaringan distribusi air
- Pembentukan district metered area
- Penguatan sistem pemantauan
- Penertiban penggunaan air ilegal
- Peningkatan pengawasan
Langkah ini juga bertujuan menekan kebocoran air atau non-revenue water (NRW) yang selama ini menjadi tantangan dalam distribusi air bersih.
BACA JUGA:Link Video Viral Rombongan Berfoto di Tikungan Maut Sitinjau Lauik, Propam Turun Tangan
Diversifikasi Sumber Air
Tak hanya memperluas jaringan, Pemprov DKI juga menyiapkan strategi ketahanan air melalui diversifikasi sumber air baku, seperti:
- Air permukaan (sungai dan waduk)
- Embung dan penampungan air
- Desalinasi air laut
- Pemanfaatan kembali air olahan
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: