Viral! Bocah SMP Jadi Korban Pencabulan Mahasiswa yang Dikenal Lewat Facebook di Bekasi
Ilustrasi pelecehan seksual -tangkapan layar-
JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Jagat maya dihebohkan dengan kasus dugaan pencabulan terhadap seorang siswi SMP berusia 14 tahun oleh seorang mahasiswa berinisial F.
Kasus ini viral setelah diunggah oleh akun Instagram @cikarang.people, dan langsung menyedot perhatian publik.
Dalam unggahan tersebut, disebutkan bahwa korban, yang berinisial S, berkenalan dengan pelaku melalui Facebook pada Maret 2025.
Setelah menjalin komunikasi lewat media sosial, pelaku diduga mengajak korban bertemu di kawasan Vila Kencana, Cikarang, sebelum akhirnya membawanya ke kediamannya di Kampung Ceger, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi.
Dugaan Aksi Pencabulan Berulang
Kakak korban, yang diidentifikasi sebagai G, mengungkapkan bahwa awalnya ia merasa curiga karena adiknya sering pulang malam. Setelah melakukan pengecekan pada akun media sosial adiknya, G menemukan percakapan mencurigakan antara S dan pelaku F.
BACA JUGA:PSSI Gelar Kursus Coach Educator Lisensi D di Papua, Eduard Ivakdalam Ikut Ambil Bagian
BACA JUGA:Jelang Turnamen Internasional 2025, Megawati Hangestri Masuk Skuad Pelatnas Voli Putri Indonesia
"Bermula berkenalan melalui Media Sosial Facebook pada bulan Maret 2025 , Korban diajak ketemuan di Vila Kencana Cikarang dan membawa korban ke kediamannya di Kampung Ceger Kecamatan Sukatani Kabupaten Bekasi, lalu korban dipaksa untuk melakukan hubungan intim," tulis caption akun tersebut.
Diterangkan dalam akun itu, menurut keterangan Kakak korban G bermula curiga karena adiknya pulang malam, lalu ia mengecek di akun media sosial korban dan mendapati percakapan di masanger FB korban dengan pelaku F.
"Menurut keterangan adiknya, Tak hanya sekali, pelaku melakukan kembali pada 11 April 2025 di gudang penggilingan padi di dekat rumahnya. Korban dijemput lalu diantar pulang jam 2 malem." Ungkap kakak korban Minggu (18/05).
Sementara Kapolres Bekasi, Kombes Mustofa mengatakan pelaku dan korban sudah diperiksa.
"Jadi sementara korban dengan saksi, hari ini sementara kita periksa. Jadi nanti yang jelas, sementara kita dalami, nanti kalau perkembangan lebih lanjut kita sampaikan," katanya kepada awak media, Senin 19 Mei 2025.
Dijelaskannya, dugaan pelecehan itu diduga baru terjadi satu kali.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: