Sadar Usia, Donald Trump Didiagnosis Insufisiensi Vena Kronis
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali menjadi sorotan publik setelah pada 17 Juli 2025 ia didiagnosis menderita insufisiensi vena kronis (Chronic Venous Insufficiency/CVI). Kondisi ini terdeteksi setelah Trump menunjukkan pembengkakan pada kaki --
Radarpena.co.id, Jakarta - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali menjadi sorotan publik setelah pada 17 Juli 2025 ia didiagnosis menderita insufisiensi vena kronis (Chronic Venous Insufficiency/CVI). Kondisi ini terdeteksi setelah Trump menunjukkan pembengkakan pada kaki dan memar di tangan, yang memicu serangkaian pemeriksaan medis.
Diagnosis tersebut memicu pertanyaan: apa itu insufisiensi vena kronis, apa penyebabnya, dan seberapa serius dampaknya bagi seorang pria berusia 79 tahun seperti Trump?
BACA JUGA:Viral! Kucing Presiden Prabowo Dikawal Polisi, Begini Penjelasan Istana
Apa Itu Insufisiensi Vena Kronis?
Insufisiensi vena kronis adalah kondisi ketika katup di pembuluh darah vena—terutama di kaki—tidak berfungsi dengan baik, sehingga darah tidak mengalir kembali ke jantung secara optimal dan akhirnya menumpuk di kaki. Akibatnya, penderita mengalami pembengkakan, rasa berat, varises, dan perubahan warna kulit di sekitar pergelangan kaki.
Meski bukan kondisi yang mengancam jiwa secara langsung, CVI dapat mengganggu kenyamanan dan kualitas hidup, terutama bila tidak ditangani dengan benar.
BACA JUGA:Viral di IG: 4 Siswa Dipanggil Guru BK Usai Videokan Belatung di MBG
Gejala yang Dialami Trump
Menurut pernyataan Gedung Putih, Trump mengalami:
- Pembengkakan di kedua kakinya
- Perdarahan ringan di tangan
- Memar yang tampak jelas
Namun, hasil pemeriksaan tidak menemukan adanya deep vein thrombosis (DVT) atau gagal jantung. Trump juga dilaporkan tidak mengeluhkan rasa sakit dan tetap dalam kondisi fisik dan kognitif yang sangat baik.
BACA JUGA:BPOM Ancam Penjual Skincare Overklaim Bisa Kena Pidana 12 Tahun Penjara dan Denda Rp5 Miliar
Apa Penyebab Insufisiensi Vena Kronis?
Terdapat beberapa faktor yang dapat menyebabkan kondisi ini, antara lain:
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: