Sadar Usia, Donald Trump Didiagnosis Insufisiensi Vena Kronis
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali menjadi sorotan publik setelah pada 17 Juli 2025 ia didiagnosis menderita insufisiensi vena kronis (Chronic Venous Insufficiency/CVI). Kondisi ini terdeteksi setelah Trump menunjukkan pembengkakan pada kaki --
1. Usia lanjut
Fungsi katup vena menurun seiring bertambahnya usia. Pada usia hampir 80 tahun, risiko Trump mengalami CVI cukup tinggi.
2. Riwayat genetik
Faktor keturunan dapat memengaruhi kekuatan dan fungsi pembuluh darah.
3. Gaya hidup kurang aktif
Duduk atau berdiri terlalu lama mengganggu aliran darah di kaki.
4. Kelebihan berat badan
Menambah tekanan pada pembuluh darah kaki.
5. Penggunaan obat tertentu
Seperti aspirin harian, yang diketahui dapat memperbesar risiko memar atau perdarahan kecil, seperti yang terjadi pada Trump.
Bagaimana Penanganannya?
Meskipun tidak berbahaya, insufisiensi vena kronis perlu ditangani agar tidak berkembang menjadi komplikasi seperti luka kronis (ulkus vena). Penanganan yang umum dilakukan:
- Stoking kompresi untuk meningkatkan aliran darah
- Olahraga ringan seperti berjalan kaki
- Mengangkat kaki saat duduk atau tidur
- Menjaga berat badan ideal
Dalam beberapa kasus, tindakan medis seperti laser atau ablasi vena mungkin diperlukan
Hingga saat ini, tidak ada laporan bahwa Trump memerlukan prosedur invasif. Dokternya menyatakan kondisinya stabil dan terkendali.
- Implikasi Kesehatan dan Politik
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: