6 Tradisi Unik Menyambut Tahun Baru Islam di Berbagai Daerah Indonesia, dari Pawai Obor hingga Tapa Bisu!
Ilustrasi tradisi menyambut tahun baru islam -Freepik-
BACA JUGA:Libur Panjang Tahun Baru Islam, BRI Siapkan Layanan Weekend Banking Hingga Digital Banking
BACA JUGA:40 Ide Slogan untuk Pawai 1 Muharram 1447 H, Islami Penuh Makna dan Motivasi
Tradisi ini ditutup dengan pagelaran wayang kulit sepanjang malam, sebagai bentuk penghormatan sekaligus perayaan budaya.
3. Kirab Kebo Bule di Solo
Solo juga punya tradisi unik menyambut 1 Muharram, yaitu Kirab Kebo Bule.
Berakar dari zaman Sultan Agung yang menggabungkan ajaran Islam dengan budaya lokal, kirab ini menampilkan kerbau-kerbau putih yang dipercaya sebagai penjaga pusaka Kyai Slamet.
Kirab ini selalu menarik perhatian banyak orang, mulai dari warga lokal sampai pengunjung dari luar daerah yang ingin menyaksikan parade penuh warna dan makna ini.
4. Ziarah Makam di Magelang
Di Magelang, Tahun Baru Islam dirayakan dengan tradisi ziarah makam leluhur di Gunung Tidar. Warga berkumpul untuk berdoa dan merenung, menghormati jasa serta ajaran leluhur mereka.
Selain sebagai ungkapan rasa syukur, ziarah ini mengajarkan kita untuk terus berbuat baik sebagai bekal hidup di dunia dan akhirat.
BACA JUGA:Doa Pembuka Aura Wajah ala Nabi Yusuf: Pancarkan Pesona dan Inner Beauty Secara Islami
BACA JUGA:Mengenal 5 Rukun Islam: Pondasi Utama dalam Menjalani Hidup sebagai Seorang Muslim
5. Bubur Suro di Jawa Tengah dan Jawa Barat
Di beberapa daerah di Jawa Tengah dan Jawa Barat, masyarakat merayakan 1 Muharram dengan membuat bubur merah putih.
Masing-masing daerah punya cara memasak sendiri, tapi bubur ini selalu disajikan bersama. Setelah dibawa ke masjid dan berdoa bersama, bubur disantap bersama-sama, mempererat silaturahmi dan kehangatan antarwarga.
6. Pawai Obor
Salah satu tradisi yang paling meriah adalah pawai obor yang digelar menjelang malam 1 Muharram di berbagai pelosok tanah air.
Warga dari semua usia berkumpul membawa obor, lalu berkeliling kampung sambil melantunkan shalawat dan pujian untuk Nabi Muhammad SAW.
BACA JUGA:Doa Awal dan Akhir Tahun Hijriah 1447 H: Arab, Latin, dan Artinya Lengkap
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: