3 Lokasi Paling Angker di Nusakambangan, Jeritan yang Terjebak di Pulau Kematian
Ilustrasi Nusakambangan--
JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Di selatan Jawa, tersembunyi sebuah pulau yang tak diizinkan menjadi tempat untuk mimpi, hanya untuk menutup kisah manusia dengan darah dan ketakutan.
Namanya Nusakambangan, sebuah daratan terasing di Cilacap, yang dijuluki sebagai Alcatraz-nya Indonesia.
Pulau ini telah menjadi rumah terakhir bagi mereka yang tak lagi diberi kesempatan kedua. Tidak semua yang tiba di sana pulang dalam keadaan bernapas.
Untuk mencapainya, manusia harus menyeberangi lautan menggunakan kapal khusus yang dikuasai otoritas negara.
Begitu kaki menjejak daratannya, udara berubah dingin. Seolah pulau itu tahu siapa yang datang dan siapa yang akan dikirim kembali hanya sebagai nama di batu nisan.
BACA JUGA:Kisah Horor Malam Terakhir di Semeru, Saat Pendaki Wanita Itu Kembali dari Dunia Lain
BACA JUGA:7 Tragedi Nyata Paling Mistis di Amerika yang Tak Terpecahkan Hingga Kini, Horor Banget!
Sejak kolonial Belanda mendirikan penjara di sana pada 1920-an, nyawa demi nyawa telah diputuskan dalam senyap.
Banyak yang tak ingin mengingat nama-nama itu, namun pulau ini menghisap kenangan mereka dan menyimpannya dalam kegelapan lorong-lorong penjara.
Amrozi, Mukhlas, Imam Samudra, Bali Nine, Freddy Budiman, John Kei, dan masih banyak lagi.
Ketika malam turun, mereka seolah masih berjalan melintasi koridor beton. Petugas sering mendengar seretan sandal tanpa pemilik, jeritan yang tercekik, atau tangis yang meminta tolong, seolah eksekusi baru saja terjadi beberapa detik lalu.
Di antara banyak sudut gelap Nusakambangan, inilah tiga tempat yang paling tidak ingin kamu datangi sendirian.
BACA JUGA:Misteri Terowongan Paledang Bogor: Tragedi, Sejarah Kelam, dan Kisah Horor yang Masih Hidup
1. Lapangan Tembak Tunggal Panaluan
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: