Bukan Bendera Resmi, Iran Kibarkan Bendera Hitam: Siap Perang?
Iran kibarkan Bendera Hitam--
Radarpena.disway.id, Jakarta - Viral di X, Dikabarkan tepat di jantung provinsi Khorasan Iran, sebuah bendera hitam berkibar di atas Masjid Razavi di Mashhad. Berkibarnya bendera hitam selaras dengan nubuatan atau wahyu Islam yang menggemakan hadis tentang Khorasan (wilayah Asia tengah/Persia), serta tentara Mahdi.
Bendera hitam Iran memiliki makna simbolis yang mendalam dalam konteks budaya, agama, dan sejarah, meskipun bukan merupakan bendera resmi negara.
BACA JUGA:7 Peluang Bisnis Menjanjikan di Perkotaan yang Patut Kamu Coba, Cocok untuk Pemula!
Bendera hitam sering dikaitkan dengan duka, perlawanan, atau revolusi, dan dalam konteks Iran, terutama berhubungan dengan ajaran Syiah, yang merupakan mazhab mayoritas di negara tersebut.
Syiah dan Imam Husain: Warna hitam sering dikibarkan selama bulan Muharram, khususnya dalam peringatan Asyura, untuk mengenang kesyahidan Imam Husain di Karbala. Bendera hitam melambangkan kesedihan dan pengorbanan.
Simbol Mahdi: Dalam beberapa narasi eskatologis Syiah, bendera hitam juga dikaitkan dengan kemunculan Imam Mahdi, sang juru selamat yang akan muncul di akhir zaman untuk menegakkan keadilan.
BACA JUGA:Fuji Absen di Acara Ngunduh Mantu Al Ghazali, Ini Alasannya
BACA JUGA:Jadi Sorotan, Live Painting Hebohkan Pernikahan Al Ghazali dan Alyssa Daguise
2. Penggunaan dalam Politik dan Militer
Kelompok tertentu di Iran atau yang pro-Iran kadang menggunakan bendera hitam dengan tulisan-tulisan Arab, seperti "Ya Husain" atau "Lā ilāha illā Allāh", dalam konteks militan atau ideologis, sebagai simbol jihad atau perjuangan religius.
Pasukan Al-Quds (bagian dari IRGC/Iranian Revolutionary Guard Corps) kadang-kadang terlihat mengibarkan bendera hitam dalam konteks simbolis, bukan resmi.
BACA JUGA:Pemerintah Indonesia Evakuasi WNI Lewat dari Iran Lewat Jalur Darat ke Azerbaijan, Siapkan 4 Bus
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: