8 Gejala Awal Lupus yang Sering Diabaikan, Padahal Bisa Jadi Sinyal Bahaya, Kenali Tubuhmu!
Ilustrasi tanda-tanda awal penyakit lupus yang sering tidak disadari-Pexels/ Andrea Piacquadio-
Gejala ini bisa jadi petunjuk awal adanya gangguan autoimun seperti lupus. Meskipun tidak selalu menimbulkan rasa sakit, perubahan warna ini menunjukkan bahwa sirkulasi darah terganggu.
BACA JUGA:Kenali Gejala Stroke Hemoragik: Penyakit Mematikan yang Merenggut Nyawa Suami Najwa Shihab
BACA JUGA:7 Khasiat Daun Jambu Mede yang Jarang Diketahui: Solusi Herbal untuk Berbagai Penyakit
5. Nyeri Dada Saat Tarik Napas Dalam
Kalau kamu sering merasakan nyeri di dada saat bernapas dalam, tapi hasil rontgen paru-paru normal, bisa jadi kamu sedang mengalami peradangan pada selaput paru atau pleuritis, yang umum terjadi pada penderita lupus.
Sensasinya mirip seperti ditusuk setiap kali menarik napas panjang dan jelas mengganggu aktivitas.
6. Sendi Kaku dan Sakit di Pagi Hari
Lupus bisa menyebabkan radang sendi ringan yang bikin jari-jari tangan atau lutut terasa nyeri dan kaku, terutama saat baru bangun tidur.
Biasanya gejala ini berlangsung lebih dari 30 menit dan bisa mereda saat tubuh mulai bergerak. Tapi jika dibiarkan, bisa mengganggu mobilitas jangka panjang.
7. Gangguan Ginjal Tanpa Gejala Nyata
Salah satu yang paling berbahaya karena sering tak terdeteksi, kerusakan ginjal akibat lupus (disebut lupus nefritis).
Tanda-tanda awalnya bisa berupa urin berbusa, tekanan darah tinggi, atau bengkak di kaki dan mata. Tes urine rutin sangat disarankan untuk mendeteksi masalah ginjal sejak dini, apalagi jika kamu punya gejala lupus lain.
BACA JUGA:Fakta Tentang Cacingan: Penyakit yang Menular dan Cara Pencegahannya
BACA JUGA:80 Persen Penyakit Jantung Bisa Dicegah, Begini Caranya Menurut Ahli
8. Perubahan Psikologis: Halusinasi & Mimpi Aneh
Lupus juga bisa menyerang otak dan sistem saraf, lho. Gejala seperti halusinasi, mimpi buruk berulang, sulit konsentrasi, atau perubahan suasana hati bisa jadi pertanda neuro-lupus.
Sayangnya, ini sering salah didiagnosis sebagai gangguan psikologis biasa. Padahal, penanganannya sangat berbeda dan membutuhkan perawatan dari dokter spesialis reumatologi.
Kalau kamu merasa mengalami satu atau lebih gejala di atas secara konsisten, jangan ragu untuk periksa ke dokter, terutama jika kamu punya riwayat autoimun dalam keluarga.
Lupus memang kompleks, tapi bukan tidak bisa dikendalikan. Semakin cepat dikenali, semakin besar peluang untuk menjalani hidup yang normal dan produktif. Semoga bermanfaat!
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: