Persiapan Ramadan 2026: Tips Puasa Sehat Agar Tubuh Tetap Fit dari Subuh Hingga Maghrib

Persiapan Ramadan 2026: Tips Puasa Sehat Agar Tubuh Tetap Fit dari Subuh Hingga Maghrib

Panduan puasa sehat Ramadan 2026 menurut ahli nutrisi. Simak tips menu sahur penahan lapar, aturan hidrasi, hingga cara berbuka agar tubuh tidak lemas.-Foto:Unsplash@ mohanad karawanchy-

Radarpena.co.id – Menjelang dimulainya bulan suci Ramadan jutaan umat Muslim bersiap menjalankan ibadah puasa satu bulan penuh. Meski aman bagi mayoritas orang, para ahli nutrisi mengingatkan pentingnya perencanaan pola makan agar ibadah tetap bermakna tanpa mengorbankan kesehatan.

Manal Elfakhani, pakar nutrisi dari Pennsylvania State University, menekankan bahwa kondisi tubuh harus dalam keadaan prima sebelum memutuskan berpuasa. "Anda harus berada dalam kondisi kesehatan yang baik untuk melakukan ini," ujarnya.

Bagi kelompok tertentu seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, menyusui, hingga penderita penyakit kronis seperti diabetes, konsultasi medis sangat disarankan sebelum memulai ibadah puasa.

Amunisi Tepat Saat Sahur

Kunci ketahanan tubuh selama 13 jam berpuasa terletak pada menu sahur. Sonya Islam, seorang ahli diet dari VCU Health, menyarankan kombinasi serat dan protein sebagai bahan bakar utama.

"Memiliki bahan bakar berkelanjutan yang dapat bertahan selama mungkin adalah hal yang sangat kritis," kata Sonya. Ia merekomendasikan makanan yang mengandung lemak sehat seperti alpukat dan kacang-kacangan, serta buah dan sayuran yang menghidrasi.

Satu hal penting: hindari makanan manis saat sahur. Makanan tinggi gula cenderung cepat dicerna dan justru memicu rasa lapar lebih awal. Selain itu, kurangi asupan kafein seperti kopi atau teh, dan beralihlah ke air putih untuk menjaga hidrasi maksimal.

Tips Berbuka yang Bijak

Saat waktu berbuka tiba, godaan untuk makan berlebihan sering kali muncul. Namun, para ahli memperingatkan bahwa overeating justru akan membuat tubuh terasa lesu dan berat.

Cara terbaik untuk membatalkan puasa adalah dengan segelas air dan buah kurma yang kaya serat. Setelah itu, konsumsilah makanan pembuka ringan sebelum masuk ke hidangan utama dalam porsi kecil. Beri jeda beberapa jam jika ingin menyantap camilan tambahan.

Tetap Aktif Meski Berpuasa

Puasa bukan berarti berhenti bergerak. Jalan kaki santai atau peregangan ringan dapat membantu meningkatkan energi dan menjaga pikiran tetap aktif. Bagi mereka yang rutin berolahraga, waktu terbaik adalah sesaat sebelum berbuka atau pada malam hari untuk menghindari risiko dehidrasi parah.

Dengan makan secara sadar (mindful eating) dan mendengarkan kebutuhan tubuh, ibadah Ramadan tahun ini bisa dijalankan dengan lebih maksimal dan menyehatkan.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait