Fenomena 'Manusia Tikus' di China, Gen Z Pilih Rebahan daripada Kerja sebagai Bentuk Protes

Fenomena 'Manusia Tikus' di China, Gen Z Pilih Rebahan daripada Kerja sebagai Bentuk Protes

Fenomena manusia tikus di China di kalangan Gen Z--pocketlight

Psikoterapis Eloise Skinner menyarankan agar jeda ini digunakan untuk refleksi diri, bukan untuk menghindar terus-menerus. 

“Tanyakan pada diri sendiri: Apa yang membuat saya bersemangat? Apa masalah yang ingin saya bantu selesaikan di dunia ini?”

Skinner juga mengingatkan untuk tidak memamerkan gaya hiduprat people di media sosial, karena dapat berdampak buruk saat melamar kerja. Rekruter bisa menilai hal ini sebagai tanda kurangnya etos kerja.

Harapan untuk Masa Depan

Bagi yang ingin kembali menata hidup, mulailah dari langkah kecil. “Kamu tak harus tahu semua jawaban sekarang,” kata Leona Burton, pendiri komunitas Mums in Business International. 

“Cukup lakukan satu hal positif tiap hari, entah melamar kerja, jalan pagi, atau mulai usaha kecil.”

Pesan utamanya jelas: Kamu tidak tertinggal. Kamu tidak rusak. Tapi kamu harus mulai bergerak.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait