Badai PHK Terjang Indonesia, Sekarang Giliran Tiktok Shop
Tiktok shop akan lakukan PHK massal--
Radarpena.disway.id, Jakarta - Ya, TikTok Shop berencana melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sekitar 2.500 karyawan di Indonesia.
Langkah ini merupakan bagian dari restrukturisasi pasca-merger dengan Tokopedia yang diumumkan pada akhir 2024.
Setelah akuisisi tersebut, jumlah gabungan karyawan TikTok Shop dan Tokopedia di Indonesia diperkirakan akan berkurang dari sekitar 5.000 menjadi 2.500 orang.
BACA JUGA:Komentari Pacar tak pantas saat Live Tiktok Pemuda di Banyuwangi Tewas Tragis
PHK ini mencerminkan upaya efisiensi operasional dan pengurangan biaya setelah penggabungan dua entitas besar.
BACA JUGA:Anindya Bakrie Tekankan Pentingnya Sinergi Antara Kadin dan Pemerintah Daerah untuk Dorong Investasi
TikTok Shop tengah mempercepat perombakan operasinya di Indonesia, dengan mengurangi sebagian besar staf yang diperolehnya setelah bergabung dengan Tokopedia milik GoTo Group.
Meskipun terjadi pengurangan tenaga kerja, TikTok Shop menyatakan komitmennya untuk terus berinvestasi di Indonesia sebagai bagian dari strategi pertumbuhan jangka panjang.
BACA JUGA:Tampil di Pameran Kopi Dunia di Amerika Serikat, UMKM Kopi Binaan BRI Tembus Pasar Internasional
Langkah ini menambah daftar panjang PHK di sektor teknologi Indonesia, menyusul langkah serupa oleh perusahaan seperti GoTo, Shopee, dan LinkAja.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: