Saksi Mata Bicara! Cerita Horor Pembantaian Dukun Santet Banyuwangi 1998, Misteri Ninja yang Tak Terungkap

Saksi Mata Bicara! Cerita Horor Pembantaian Dukun Santet Banyuwangi 1998, Misteri Ninja yang Tak Terungkap

Kesaksian Satrio menceritakan kisah horor dari pembantaian dukun santet di Banyuwangi tahun 1998 dan sang ayah yang turut menjadi korbannya-Youtube-Hirotada Radifan

Malam itu, ketika Satrio berada di pondok, ia mendapat telfon dari pamannya yang mengabarkan bahwa sang ayah telah tewas terbunuh yang diduga dilakukan oleh para ninja.

Satrio merasa terpukul dan kaget, pasalnya yang ia tahu ayahnya bukanlah orang semacam itu. Satrio mengena sang ayah sebagai sosok yang baik, dan hanyalah masyarakat sipil biasa. Meski ia dan keluarganya tinggal di lingkungan yang penuh dengan ilmu gaib, tp Satrio percaya bahwa sang ayah bukanlah dukun.

Di saat yang bersamaan, pondok tiba-tiba mati lampu dan membuat anak-anak di pondok berteriak hingga berlarian mengarah keluar pondok. Ketakutan semakin menjadi ketika saat itu, ada suara dari genteng seperti orang berlari.

Setibanya di lapangan pondok, Satrio dan anak-anak lain terkejut ketika melihat para guru dan pengurus yang sudah berdarah terkena tebasan para pedang dari ninja.

Bahkan Satrio juga sempat melihat secara langsung salah satu guru pondok yang bernama pak Rohim sedang diseret oleh salah satu ninja dan langsung menebas kepala pak guru hingga terpisah dari badannya dan disaksikan olah anak-anak pondok.

Setelah semua guru dan pengurus yang ditargetkan tewas, para ninja ini segera pergi. Dan yang Satrio saksikan bahwa mereka seperti ninja yang ada dalam film-film. Mereka loncat dari tanah ke atap genteng dan melompat dari satu genteng ke genteng lain dengan cepat. Dan hal ini yang meyakini bahwa sang ninja bukanlah manusia biasa alias makhluk gaib.

Setelah itu, lampu kembali nyala dan terlihat banyak korban dewasa yang menjadi sasaran ninja baik yang ada di luar pondok sampai di dalam pondok. Tak hanya itu, kiyai pimpinan pondok juga hilang.

Kejadian pada waktu itu, membuat Satrio merasa trauma dan sulit melupakannya hingga saat ini.

BACA JUGA:Penelusuran Horor Rumah Kosong Tim DMS bersama Tiara Andini, Sara Wijayanto Terperangkap Wanita Penuh Amarah

Pengurus Depok Kerasukan dan Misteri Ninja yang Tak Terungkap

Ilustrasi para ninja yang bertugas membunuh masyarakat yang diduga dukun santet-Hirotada.

Seiring berjalannya waktu dan misteri ninja yang tak pernah terungkap membuat banyak masyarakat Banyuwangi khususnya di desa tempat Satrio tinggal menjadi semakin gelisah dan hilang arah.

Tak sedikit dari mereka yang akhirnya bersekutu dengan makhluk gaib atau jin untuk bisa melindungi diri mereka.

Pernah ada kasus dalam pondok Satrio, salah satu pengurus mereka bu Yeti kerasukan saat berada di dapur bersama dengan sesama pengurus lain. Bu Yeti nampak puact dan urat-urat di tubuhnya megeras dan menonjol keluar. Parahnya lagi, bu Yeti juga hampir menyerang sesama pengurus yang ada disebelahnya dengan pisau yang ada digenggamnnya, namun beruntung tak kena.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait