Saksi Mata Bicara! Cerita Horor Pembantaian Dukun Santet Banyuwangi 1998, Misteri Ninja yang Tak Terungkap

Saksi Mata Bicara! Cerita Horor Pembantaian Dukun Santet Banyuwangi 1998, Misteri Ninja yang Tak Terungkap

Kesaksian Satrio menceritakan kisah horor dari pembantaian dukun santet di Banyuwangi tahun 1998 dan sang ayah yang turut menjadi korbannya-Youtube-Hirotada Radifan

JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Pembantaian dukun santet di Banyuwangi pada tahun 1998 seakan tak pernah padam, banyak versi yang menyebutkan tentang kejadian kala itu dan terus menjadi misteri hingga saat ini.

Bagi yang belum tahu, di tahun 1998, Indonesia mengalami masa gelap dan menjadi sejarah kelam bagi sebagaian masyarakat Indonesia. Mulai dari kerusuhan dan penjarahan besar-besaran di berbagai kota besar, hingga akhirnya mundurnya Soeharto sebagai Presiden Republik Indonesia.

Tidak hanya itu, bagi masyarakat Banyuwangi, tahun tersebut menjadi tahun yang penuh dengan ketakutan dan kekhawatiran. 

Pasalnya di tahun 1998, Kota Banyuwangi menjadi sasaran para ninja yang membantai masyarakat dan juga orang-orang yang dipercaya sebagai dukun santet.

Cerita horor dan kelam ini semakin menarik, usai salah satu warga Banyuwangi bernama Satrio, membagikan kisah nyata yang ia alami pada waktu itu. Termasuk keluarganya yang menjadi korban para ninja.

Bagaimana kisahnya? Simak selengkapnya dalam artikel ini hingga tuntas ya!

BACA JUGA:Horor Banget! Penelusuran Rumah Sakit Terbengkalai Wonogiri, Tim KTJ Lihat Banyak Ensitas Buruk Pasien Gaib

Kisah Pembantaian Dukun Santet 1998 di Banyuwangi

Ilustrasi pembantaian dukun santet di Kota Banyuwangi tahun 1998-Hirotada.

Mengulas kembali pada tahun 1998 pernah terjadi suatu pembantaian besar-besaran masyarakat yang diduga menjadi dukun santet, oleh sekelompok pakaian hitam yang disebut sebagai ninja.

Meski hingga saat ini, belum bisa dipastikan siapakah sosok ninja itu? Pasalnya ada banyak versi yang menggambarkan mereka.

Beberapa kalangan menyakini bahwa mereka adalah sekelompok orang yang memiliki ilmu putih dan tidak menyukai mereka yang memiliki ilmu gelap, ada juga yang meyebut bahwa mereka merupakan utusan pemerintah yang memang sengaja dibentuk untuk menghilangkan orang-orang yang bertentangan dengan pemerintah.

Namun pada sebagian orang mempercayai, bahwa mereka ini bukanlah manusia sungguhan. Sebab banyak kejanggalan dari mereka yang sulit dipercaya sebagai manusia pada umumnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait