Makna Tradisi Keramas Bareng di Sungai Cisadane Jelang Ramadan Masyarakat Tangerang
Tradisi Keramas Bareng masyarakat Tangerang di Sungai Cisadane-Chandra Pratama-radarpena.co.id
TANGERANG, RADARPENA.CO.ID – Menyambut bulan suci Ramadan, warga RW 02, Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang melaksanakan tradisi unik bernama "Keramas Bareng" di Sungai Cisadane, Kota Tangerang, Banten.
Tradisi ini telah menjadi bagian dari budaya lokal yang diwariskan turun-temurun.
Ratusan warga dari berbagai usia berkumpul di Kampung Bekelir, membawa sampo dan perlengkapan mandi, lalu bersama-sama membersihkan diri dengan menyelam atau menggunakan gayung di sungai.
Lurah Babakan, Ali Furqon, menjelaskan bahwa Keramas Bareng bukan sekadar ritual kebersihan, tetapi juga memiliki makna mendalam dalam menyambut Ramadan.
Tradisi ini melambangkan penyucian diri secara lahir dan batin serta mempererat keharmonisan sosial.
"Selain sebagai persiapan menyambut Ramadan, tradisi ini mengandung nilai moral dalam menyucikan jiwa dan raga sebelum menjalani ibadah puasa," ujar Ali Furqon, Jumat 28 Februari 2025.
BACA JUGA:6 Tradisi Buka Puasa Ramadhan di Indonesia: Meriahkan Bulan Suci dengan Kebersamaan!
BACA JUGA:Selain Munggahan, Ini 9 Tradisi Unik Menyambut Ramadhan di Indonesia yang Sarat Makna
Ia juga menambahkan bahwa Pemkot Tangerang, melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), tengah mengajukan tradisi Keramas Bareng sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTb) kepada Kementerian Kebudayaan RI.
"Kami berharap tradisi ini segera diakui sebagai bagian dari WBTb Kota Tangerang, mengingat ini merupakan salah satu keunikan dan ciri khas daerah dalam menyambut Ramadan," tambahnya.
Antusiasme Warga dalam Melestarikan Tradisi
Salah satu peserta, Dayat, yang turut membawa kedua anaknya, mengungkapkan kebahagiaannya bisa terus mengikuti Keramas Bareng setiap tahun.
"Saya sudah ikut sejak kecil, dan sekarang saya kenalkan kepada anak-anak saya agar mereka meneruskan tradisi ini ke generasi berikutnya," katanya.
Menurutnya, tradisi ini tidak hanya menjadi momen kebersamaan, tetapi juga pengingat untuk menjalani Ramadan dengan hati dan tubuh yang bersih.(candra)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: