Dinkes Kota Tangerang Bentuk Inspektur Pangan Cilik, Siswa SD Jadi Duta Keamanan Jajanan Sekolah
Ilustrasi jajanan--
radarpena.co.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang, Banten, membentuk program Inspektur Pangan Cilik (IPC) sebagai upaya meningkatkan kesadaran keamanan pangan di lingkungan sekolah.
Program ini melibatkan siswa sekolah dasar sebagai “Duta Pangan” yang bertugas membantu mengawasi keamanan jajanan dan makanan yang dikonsumsi di sekolah.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr. Dini Anggraini, menjelaskan bahwa para anggota IPC dibekali kemampuan mendeteksi berbagai bahaya pangan, mulai dari cemaran fisik, biologis, hingga kimia yang dapat membahayakan kesehatan anak-anak.
BACA JUGA:Kebangetan! Dua Truk Trailer Nekat Lawan Arah Saat Melintas di Cilincing
“Melalui anak-anak ini, kita melakukan deteksi dini terhadap cemaran fisik, biologis, maupun kimia pada pangan di lingkungan sekolah,” ujar dr. Dini usai pengukuhan 100 Inspektur Pangan Cilik di Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Tangerang, Kamis.
Tak hanya itu, para siswa juga mendapatkan pelatihan membaca Informasi Nilai Gizi (ING) pada kemasan produk. Langkah ini dilakukan agar anak-anak lebih memahami pentingnya mengontrol asupan gula, garam, dan lemak (GGL) demi mencegah risiko penyakit tidak menular sejak usia dini.
Menurut dr. Dini, pembentukan IPC menjadi langkah penting karena hasil pengawasan menunjukkan sekitar 17 persen jajanan sekolah masih mengandung bahan berbahaya yang tidak layak dikonsumsi.
“Kondisi ini menjadi perhatian serius karena jajanan anak masih berpotensi mengandung zat berbahaya yang dapat mengganggu kesehatan,” katanya.
Salah satu peserta IPC, Meinanda Salsabila Cahyani Putri, siswi SDN Perumnas II, mengaku bangga mendapatkan tanggung jawab baru sebagai pengawas pangan di sekolah.
BACA JUGA:Ini Strategi Kemendikdasmen Cegah Praktik Jual Beli Kursi di SPMB 2026!
“Tugas aku membantu teman-teman mengetahui makanan yang baik dan yang tidak, sekaligus mengecek jajanan kantin supaya teman-teman tidak salah pilih,” ujarnya.
Hingga tahun 2026, Dinkes Kota Tangerang tercatat telah melatih sebanyak 250 Inspektur Pangan Cilik. Program ini juga melibatkan 50 guru pendamping untuk memperkuat sinergi dalam pelaksanaan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS).
Melalui program IPC, Dinkes Kota Tangerang berharap tercipta budaya sekolah yang lebih peduli terhadap keamanan pangan. Dengan begitu, anak-anak dapat terhindar dari bahaya zat beracun seperti pewarna tekstil, pengawet non-pangan, hingga bakteri akibat sanitasi yang buruk.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: