Viral! Uya Kuya Diusir Warga Lokal saat Bikin Konten di Lokasi Kebakaran Los Angeles, Diniai Kurang Empati

Viral! Uya Kuya Diusir Warga Lokal saat Bikin Konten di Lokasi Kebakaran Los Angeles, Diniai Kurang Empati

Uya Kuya dan Astrid-tangkapan layar-

JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Uya Kuya mendapatkan kecaman dari warga Los Angeles setelah ia membuat konten di lokasi kebakaran besar yang melanda kota tersebut.

Aksinya yang terekam dalam video dan dibagikan ke media sosial memicu protes banyak orang, termasuk dari warga lokal Los Angeles.

Dalam video yang beredar, Uya Kuya tampak bersama keluarganya sedang merekam di depan sisa-sisa kebakaran yang menimpa rumah-rumah di sekitar area tersebut.

Di dalam video itu, Uya menjelaskan kepada pengikutnya tentang kondisi kebakaran dan dampaknya.

Namun, banyak yang merasa bahwa membuat konten di lokasi bencana merupakan tindakan yang tidak sensitif, apalagi dengan adanya korban yang rumahnya hancur.

Seorang warga lokal, Carolina Ramirez, yang rumahnya terkena dampak kebakaran mengungkapkan kekecewaannya.

BACA JUGA:Viral Squid Game Nyata: Beredar Foto Gedung Terbengkalai dan Siswa Berseragam Olahraga

BACA JUGA:Video Viral Aksi Premanisme! Pengacara Dikeroyok Debt Collector Hingga Gegar Otak

"Kami sedang berjuang untuk bertahan hidup dan dia datang ke sini membuat konten. Itu sangat tidak menghormati perasaan kami," katanya dalam sebuah video, dikutip Minggu 19 Januari 2025.

Tindakannya segera mendapat sorotan dari publik, dan meskipun Uya Kuya berusaha memberikan klarifikasi, situasi tetap memanas.

Uya menjelaskan bahwa mereka hanya ingin memberikan informasi kepada masyarakat Indonesia tentang kejadian tersebut.

“Kami hanya ingin memberikan informasi tentang apa yang sedang terjadi di sini. Kami sudah mendapat izin dari pihak yang berwenang,” ujarnya.

Uya Kuya dan keluarganya kemudian memutuskan untuk menghapus video tersebut dan menghentikan pembuatan konten di lokasi kebakaran. (Hasyim Ashari)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait