Kumpulan Menu dan Resep Takjil Khas Indonesia, Paling Diburu saat Ramadan

Kumpulan Menu dan Resep Takjil Khas Indonesia, Paling Diburu saat Ramadan

Kumpulan takjil khas Indonesia yang paling banyak diburu saat Ramadan-Kolase : Radarpena-Foto: Google

Ketan Bintul- Banten

Ketan Bintul merupakan salah satu kuliner khas yang kerap diburu masyarakat Banten selama bulan Ramadan untuk dijadikan takjil atau makanan berbuka puasa.

Menu yang sudah ada sejak abad ke-16 ini terbuat dari ketan dan diberi taburan serundeng (kelapa parut yang disangrai dengan berbagai rempah-rempah).

Uniknya, sebagai pelengkap, ketan bintul biasanya dicocol dengan kuah semur daging dan ada pula yang menyantapnya dengan empal daging sapi. Ketan bintul menjadi kuliner khas Ramadan karena biasanya memang hanya dijual selama bulan Ramadan. Setelah puasa usai, penjualnya tidak lagi menjajakan makanan ini.

Bahan-bahan:

  • 250 gram ketan beras
  • 125 ml santan kental
  • 1 sdt garam
  • 1 lembar daun pandan
  • 1/2 buah kelapa setengah tua

Bumbu halus serundeng:

  • 3 butir bawang merah
  • 2 siung bawang putih
  • 3 buah cabai merah
  • 2 buah cabai rawit merah

Bahan serundeng dan bumbu lain:

  • 2 lembar daun jeruk
  • 1 batang serai
  • 1 sdt garam
  • 1 sdt gula merah

Cara Membuat:

  1. Rendam beras ketan selama semalam agar empuk. Cuci dan tiriskan beras. Kukus selama 20 menit atau hingga matang.
  2. Tuang santan di panci, masukkan garam dan daun pandan. Masak hingga matang, sambil diaduk agar tidak pecah. Angkat.
  3. Campurkan santan dengan ketan. Aduk hingga santan meresap ke dalam ketan. Tabur atasnya dengan kelapa parut.
  4. Kukus lagi selama 20 menit, angkat selagi panas dan aduk rata dengan kelapa di atasnya. Tumbuk dengan ulekan yang sudah dibalut plastik hingga lembut. Bentuk ketan, sisihkan.
  5. Campurkan kelapa parut dengan bumbu halus, gula, garam, daun jeruk dan serai yang sudah dimemarkan. 
  6. Sangrai kelapa parut hingga matang dan kering.
  7. Potong-potong ketan dan sajikan dengan taburan serundeng. Ketan bintul siap dinikmati.

BACA JUGA:

Barongko - Makassar

Barongko merupakan makanan khas Suku Bugis, Makassar. Rasanya yang manis dan gurih sangat pas disantap untuk berbuka puasa. Bahan yang digunakan untuk mengolah barongko antara lain pisang, telur, santan, gula pasir, dan garam. Bahan-bahan tersebut dihaluskan dan dicampur. Setelah itu, adonan akan dibungkus dengan daun pisang lalu dikukus. Untuk yang suka berbuka puasa dengan makanan dingin, barongko dapat dimasukkan ke dalam kulkas dulu dan takjil ini bisa dikeluarkan saat sudah mendekati waktu berbuka.

Bahan-bahan:

  • 250 gram tepung beras 
  • 25 gram tepung kanji atau tapioka 
  • 850 ml santan hangat dari 1 butir kelapa 
  • 250 ml santan kental dari 1 butir kelapa + 1/2 sdt garam  
  • 100 ml air mendidih 
  • 150 gram gula  
  • 1/2 sdt garam  
  • 1/2 sdt vanili  
  • 10 buah pisang raja yang tua.

Cara Membuat:

  1. Campur tepung beras dan kanji, tuang dengan air mendidih sambil diaduk-aduk. 
  2. Beri gula, garam, dan vanili. 
  3. Masukkan santan hangat sambil diaduk-aduk.  
  4. Potong-potong buah pisang bentuk dadu 1 cm atau sesuai selera, campurkan dengan adonan tepung.  
  5. Bungkus 2-3 sdm adonan tersebut dengan daun pisang, sambil diberi 1 sdm santan kental. 
  6. Sematkan dengan lidi, kukus 30-40 menit sampai matang. 

Bubur Pacar Cina -Jakarta

Siapa sangka, Jakarta khususnya masyarakat Betawi punya salah satu takjil yang khas, yakni bubur pacar cina. Berbeda dengan bubur pada umumnya, kuliner khas Betawi satu ini terbuat dari tepung sagu. Pengolahannya juga sangat sederhana, yaitu dengan merebus biji pacar cina hingga matang. Kemudian, campurkan ke dalam olahan kuah santan, gula pasir, garam, dan daun pandan. Disajikan dengan tambahan es batu, rasa segar pada bubur pacar cina sangat melegakan dahaga setelah seharian berpuasa.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait