Telkomsel Terapkan Biometrik untuk Kartu Prabayar, Begini Cara Daftarnya

Telkomsel Terapkan Biometrik untuk Kartu Prabayar, Begini Cara Daftarnya

Telkomsel terapkan Biometrik, makin mudah, aman, dan modern--

Radarpena.co.id - Tekno Telkomsel kini menerapkan registrasi berbasis biometrik pengenalan wajah untuk pengguna kartu prabayar sebagai cara yang lebih akurat. 

Dengan sistem ini, wajah pelanggan dipindai dan dicocokkan dengan data kependudukan di Dukcapil. 

Artinya, setiap orang yang mendaftarkan kartu dapat dipastikan merupakan pemilik sah identitas tersebut.

 

Langkah ini merupakan bentuk dukungan terhadap program Senyum Nyaman dengan Biometrik (SEMANTIK) dari Kementerian Komunikasi Digital berdasarkan Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital No. 7 Tahun 2026 yang mendorong registrasi nomor seluler dengan verifikasi identitas yang lebih akurat.

Lantas, apa saja keunggulan lain yang datang seiring dengan penerapan registrasi biometrik Telkomsel?

Keunggulan Registrasi Biometrik Telkomsel

1. Mencegah Penyalahgunaan NIK

Kasus penyalahgunaan NIK dan nomor KK tanpa izin pemilik identitas kerap terjadi. 

Karenanya, teknologi ini dilakukan agar dapat memverifikasi identitas pelanggan yang dicocokkan dengan data kependudukan di Dukcapil.

Sistem tersebut membuat identitas pelanggan lebih terlindungi.

Telkomsel pun menyebut bahwa registrasi biometrik ditujukan untuk meningkatkan validitas data pelanggan, mengurangi risiko penipuan, serta penyalahgunaan yang sering terjadi di era digital.

2. Mencegah Penipuan dan Aksi Kriminal

Nomor seluler biasanya jadi “pintu masuk” berbagai aksi penipuan. 

Mulai dari pesan spam, tautan phishing, hingga modus penipuan yang mengatasnamakan pihak tertentu. Nomor yang tidak tervalidasi dengan baik dapat membuat pelaku lebih mudah berganti identitas dan menggunakan nomor baru untuk menghubungi korban.

Langkah Telkomsel ini membuat setiap nomor memiliki keterkaitan identitas yang lebih jelas sejak awal aktivasi.

Penyalahgunaan nomor untuk penipuan, spam informasi, dan kejahatan siber pun dipersempit.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: