Game Mecharashi pernah Digugat Square Enix, Apa sebabnya?
Square Enix meminta pengadilan untuk memberhentikan peredaran game ini di Amerika Serikat hingga aset yang melanggar hak cipta diganti atau dihapus oleh HK Ten Tree Limited. Mereka juga meminta ganti rugi sebesar USD150 Ribu per pelanggaran hak cipta.--
Radarpena.co.id, Jakarta - Game Mecha atau robot-robotan menjadi salah satu genre yang disukai oleh beberapa kalangan Gamer. Apalagi jika Game tersebut menghadir robot-robot dengan desain yang keren dan pertarungan menegangkan menghadapi robot lain. Salah satu Game Mecha baru yang akan hadir adalah Mecharashi.
Game yang sudah rilis versi mobile-nya pada hari ini, Kamis 31 Juli 2025, entah kenapa tim developer dan juga publisher gamenya dilaporkan pernah mendapat tuntutan dari perusahaan Square Enix. Apa yang sebenarnya terjadi?
BACA JUGA:Cara Download Game di Laptop dengan Mudah: 5 Platform Legal dan Praktis untuk Gamers!
Gugatan tersebut terkait dimana pihak Square Enix menduga HK Ten Tree Limited menggunakan aset dari proyek mereka sebelumnya berjudul Front Mission 2089: Borderscape. Mereka juga mengklaim bahwa pengembang BlackJack Studio yang sebelumnya bekerja sama dalam proyek Borderscape telah menggunakan aset milik Square Enix untuk membuat Mecharashi.
Pada 13 Maret 2025, Square Enix meminta pengadilan untuk memberhentikan peredaran game ini di Amerika Serikat hingga aset yang melanggar hak cipta diganti atau dihapus oleh HK Ten Tree Limited. Mereka juga meminta ganti rugi sebesar USD150 Ribu per pelanggaran hak cipta.
Menghadapi gugatan ini, HK Ten Tree Limited menyampaikan bahwa mereka sangat menghargai kreativitas dan hukum hak cipta, serta mereka juga berkomitmen untuk menyelesaikan masalah ini dengan profesional terhadap gugatan dari Square Enix. Mereka juga berjanji untuk mengganti beberapa aset yang dipermasalahkan, seperti icon item, dan elemen visual lain yang dianggap melanggar hak cipta.
BACA JUGA:5 Game Nostalgia yang Comeback di 2025: Mulai dari PS1 hingga Mobile Game Legendaris!
Walaupun gugatan ini masih dalam proses hukum, game mecha ini masih dapat dimainkan dipasar Jepang dan China, dan pada platform Steam untuk region Amerika Serikat statusnya “Coming Soon”. Hal ini adalah pertanda positif bahwa gamenya masih terus memperluas jangkauannya meskipun masalah hukum masih belum selesai.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: