7 Tanda Rumah Tangga Samawa Menurut Islam: Bahagia Dunia Akhirat
Ilustrasi rumah tangga samawa menurut Islam--Getty Images/GCShutter
Dalam rumah tangga samawa, masing-masing memiliki peran yang adil dan sesuai syariat. Suami wajib menafkahi dan memimpin keluarga, sementara istri menjaga rumah tangga dan mendidik anak. Keduanya tidak boleh hanya menuntut hak, tetapi juga menjalankan kewajiban.
Allah telah menegaskan dalam QS. An-Nisa ayat 32 bahwa setiap orang memiliki bagiannya masing-masing dari apa yang mereka usahakan.
"Dan janganlah kamu iri hati terhadap apa yang dikaruniakan Allah kepada sebagian kamu lebih banyak dari sebagian yang lain. (Karena) bagi orang laki-laki ada bahagian daripada apa yang mereka usahakan, dan bagi para wanita (pun) ada bahagian dari apa yang mereka usahakan, dan mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu." (QS. An-Nisa: 32)
BACA JUGA:
- Bentuk Jihad Wanita Masa Kini: Antara Ketaatan, Keluarga, dan Tanggung Jawab di Era Modern
- Rahasia Waktu Terbaik Mengerjakan Shalat Tahajud agar Doa Lebih Mustajab
5. Tercukupi Kebutuhan Materi secara Wajar
Salah satu ciri rumah tangga samawa adalah tercukupinya kebutuhan keluarga secara makruf atau wajar. Suami wajib menafkahi dengan penuh tanggung jawab, sebagaimana perintah Allah dalam QS. Al-Baqarah ayat 233.
Namun, keluarga yang samawa juga tidak hidup berlebihan, mereka pandai bersyukur atas rezeki yang diberikan dan mengelola keuangan dengan bijak.
6. Menghindari Hal-hal yang Tidak Islami
Rumah islami tidak hanya bersih secara fisik, tapi juga suci dari hal-hal yang dilarang agama. Syeikh Nawawi menasihati agar menjauhkan rumah dari hal yang tak sesuai syariat, seperti gambar makhluk hidup, patung, tontonan tidak bermoral, atau musik yang melalaikan.
Rumah yang penuh dzikir dan tilawah Al-Quran akan membawa ketenangan dan menjauhkan dari syaitan.
7. Berperan dalam Pembinaan Masyarakat
Keluarga samawa tidak hanya baik untuk dirinya sendiri, tapi juga memberi manfaat bagi masyarakat. Mereka ikut berdakwah dengan cara yang lembut, membantu sesama, dan aktif dalam kegiatan keagamaan.
Suami membagi waktu antara ibadah, keluarga, pekerjaan, dan dakwah. Sementara istri juga dapat berperan memperbaiki muslimah di sekitarnya.
Demikian tanda rumah tangga samawa menurut Islami yang dijelaskan oleh Syeikh Nawawi Al-Bantani secara singkat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: