Biar Dosa Luruh, Ini 6 Adab Berjabat Tangan dalam Islam yang Harus Umat Muslim Tahu!
Adab berjabat tangan dalam Islam --
JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Berjabat tangan adalah salah satu adab mulia dalam ajaran Islam yang seringkali dianggap sepele. Padahal, menurut hadis-hadis Nabi Muhammad SAW, jabat tangan bisa menjadi sarana penggugur dosa antara sesama muslim.
Rasulullah SAW sendiri sangat gemar melakukannya, karena selain menunjukkan rasa kasih sayang dan persaudaraan, berjabat tangan juga mempererat ukhuwah islamiyah.
Sayangnya, banyak orang tidak menyadari bahwa berjabat tangan juga memiliki adab dan aturan yang perlu diperhatikan. Tidak sekadar menggenggam tangan orang lain, tetapi juga ada ketentuan-ketentuan syariat dan etika sosial yang mendampingi amalan ini agar nilainya tetap terjaga.
Berikut ini enam adab berjabat tangan dalam Islam sesuai tuntunan syariat yang harus umat Muslim tahu agar menjadi amal berpahala:
1. Diawali dengan Mengucap Salam
Sebelum berjabat tangan, biasakan mengucapkan salam terlebih dahulu. Ini bukan hanya sopan, tetapi juga sunnah yang bernilai ibadah.
BACA JUGA:
- Apa Itu Birrul Walidain? Inilah Makna dan Cara Berbakti kepada Orang Tua dalam Islam
- 5 Pahala Ibu Menyusui dalam Islam: Setiap Tetes ASI Bernilai Ibadah dan Dimuliakan Allah
Salam adalah bentuk penghormatan dan doa yang membawa kedamaian. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW dari Abu Hurairah RA:
“Kalian tidak akan masuk surga sampai kalian beriman. Dan kalian tidak disebut beriman sampai kalian saling mencintai. Maukah aku tunjukkan kepada kalian sesuatu yang apabila kalian melakukannya, kalian pasti saling mencintai? Sebarkanlah salam di antara kalian.” (HR. Muslim)
2. Tidak Berjabat Tangan dengan yang Bukan Mahram
Dalam Islam, berjabat tangan dengan lawan jenis yang bukan mahram dilarang keras. Rasulullah SAW bahkan tidak pernah menyentuh tangan perempuan yang bukan istrinya.
Sebagaimana riwayat dari Sayyidah Aisyah RA yang menegaskan bahwa beliau tidak pernah berjabat tangan dengan wanita non-mahram. Maka, menjaga batas ini adalah bentuk ketaatan yang akan menjauhkan dari dosa.
3. Berusaha Memulai Jabat Tangan Terlebih Dahulu
Rasulullah SAW dikenal sebagai pribadi yang senantiasa memulai jabat tangan. Ini menjadi teladan bagi kita agar tidak menunggu, melainkan aktif dalam menyebarkan kasih sayang dan mempererat silaturahmi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: