Biar Dosa Luruh, Ini 6 Adab Berjabat Tangan dalam Islam yang Harus Umat Muslim Tahu!
Adab berjabat tangan dalam Islam --
Menjadi orang yang pertama mengulurkan tangan adalah bentuk inisiatif kebaikan yang sangat dianjurkan.
4. Tidak Melepas Tangan Lebih Dulu
Adab berikutnya adalah tidak buru-buru melepaskan tangan saat berjabat. Rasulullah SAW tidak menarik tangannya sebelum orang lain yang melepaskannya terlebih dahulu.
Ini menunjukkan betapa beliau menghormati lawan bicaranya dan memberikan rasa nyaman dalam interaksi.
BACA JUGA:
- Panduan Menata Kamar Tidur Sesuai Ajaran Islam agar Berkah dan Hidup Lebih Tenang
- 4 Ciri Rumah yang Dijauhi Malaikat dalam Islam, Waspadai Jika Rumahmu Termasuk!
5. Mencium Tangan Sebagai Bentuk Penghormatan
Mencium tangan saat berjabat diperbolehkan jika dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap orang yang saleh atau berilmu. Namun jika dilakukan karena kekayaan atau kedudukan duniawi, maka dianggap makruh.
Imam Nawawi menegaskan bahwa mencium tangan karena kesalehan adalah hal yang dianjurkan, bukan sekadar sopan santun kosong.
6. Membalas Jabat Tangan dengan Lebih Baik
Islam mengajarkan untuk selalu membalas kebaikan dengan yang lebih baik. Jika seseorang menjabat tangan kita, balaslah dengan genggaman yang hangat dan tulus.
Ini bukan sekadar formalitas, tetapi bentuk penghormatan yang sangat dihargai dalam Islam.
Dari Abdullah bin Mas'ud RA bahwasanya Rasulullah SAW bersabda: "Diantara bentuk penghormatan yang paling sempurna adalah berjabat tangan." (HR. Turmudzi)
Jadi, berjabat tangan bukan hanya simbol sopan santun, tapi juga ibadah yang membawa keberkahan jika dilakukan sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: