BYD Butuh 18.000 Tenaga Kerja Khusus dan Biasa di Subang, Kang Dedi Mulyadi Siapkan Hal Ini

BYD Butuh 18.000 Tenaga Kerja Khusus dan Biasa di Subang, Kang Dedi Mulyadi Siapkan Hal Ini

Berdasarkan keterangan yang dikutip dari unggahan video Kang Dedi Mulyadi membutuhkan banyak tenaga kerja khusus terutama di bidang enginer dan elektronik.-Instagram-@dedimulyadi71

"tenaga kerja Subang tuh tenaga kerja pemberani, jangakan kerja di Subang, kerja di Jepang aja bagus, kerja di Arab aja bagus, masa kerja di sini ga bagus" kata Kang Dedi Mulyadi

Hal ini disampaikan olehnya di hadapan Luther Panjaitan selaku Head of PR and Government Relations BYD Motor Indonesia dan juga pengelola kawasan Industri Subang Smartpolitan untuk pembangunan pabrik BYD.

BACA JUGA:PT Iljin Indonesia Buka Lowongan Kerja di Bekasi, Simak Syarat dan Cara Melamarnya

Selain membahas tentang kebutuhan tenaga kerja, dalam video tersebut Kang Dedi Mulyadi juga melaporkan hasil diskusi bersama dalam kurun waktu hanya 20 menit saja.

Dalam diskusi tersebut mampu menyelesaikan masalah yang banyak, mulai dari permasalahan listrik, jaringan jalan, akses pintu tol.

"Menyelesaikan masalah yang banyak, satu listrik selesai, jaringan jalan selesai, dan akses pintu tol senin akan dibicarakan dengan Mentri PU" tegasnya.

Diketahui sebelumnya Kawasan Industri Subang Smartpolitan terintegrasi dengan berbagai infrastruktur strategis nasional.

Lokasi ini diklaim mudah untuk diakses melalui Jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) di KM 89 yang tengah dalam tahap pengembangan.

Selain itu KDM menegaskan bahwa Jawa Barat kesulitan lapangan kerja, hal ini dipastikan melalui kesempatan bekerja di pabrik BYD yang membutuhkan 18.000 tenaga kerja.

"Jadi tidak benar kesulitan lapangan kerja yang ada satu perusahaan sudah ada siap menampung 18.000 tenaga kerja" katanya.

Namun hingga saat ini belum ada informasi lebih lanjut mengenai regulasi pendaftaran lowongan pekerjaan yang disediakan oleh pabrik mobil listrik dari China tersebut.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait