ASTRA Infra Siap Hadirkan Indahnya Kebersamaan di Momen Lebaran 2026
--
Tidak hanya itu, kolaborasi juga dilakukan bersama Tim SAR (Search and Rescue) Astra yang menyiagakan kendaraan dan personel SAR dengan kompetensi Medical First Responder, Vehicle Accident Rescue, dan Road Accident Rescue.
Selain itu, ASTRA Infra juga aktif berkoordinasi dengan stakeholders terkait seperti Kementerian Pekerjaan Umum, Badan Pengatur Jalan Tol, Kementerian Perhubungan, dan Korlantas Polri demi kelancaran penyelenggaraan arus Lebaran.
ASTRA Infra juga kembali berpartisipasi pada Posko Terpadu Angkutan Lebaran Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.
Direktur Lalu Lintas Jalan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Rudi Irawan, S.SiT, MT, menyampaikan, “Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kolaborasi ASTRA Infra dalam mewujudkan keamanan, kelancaran, dan kenyamanan dalam menyambut angkutan lebaran di tahun 2026.”
Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Dirjen Perhubungan Darat No. KP-DRJD 854 Tahun 2026, Dirjen Perhubungan Laut No. HK.201/1/21/DJPL/2026, Dirjen Bina Marga No. 20/KPTs/Db/2026, dan Kakorlantas Polri No. Kep/43/II/2026 tentang Pengaturan Lalu Lintas Jalan serta Penyeberangan Selama Masa Arus Mudik dan Arus Balik Angkutan Lebaran 2026, pembatasan kendaraan angkutan barang diberlakukan di seluruh ruas ASTRA Infra Toll Road mulai tanggal 13 Maret 2026 pukul 12.00 WIB hingga 29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB.
Pembatasan kendaraan angkutan barang dilakukan pada mobil barang dengan sumbu 3 atau lebih, mobil barang dengan kereta tempelan, kereta gandengan, serta barang yang mengangkut hasil galian, hasil tambang dan bahan bangunan.
Brigjen Pol. Faizal, S.I.K., M.H., Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri, juga mengingatkan para pengemudi untuk mengutamakan keselamatan dalam berkendara, “Bagi pengguna jalan yang akan melakukan perjalanan mudik, utamakan keamanan dan kesehatan, artinya jangan lupa untuk beristirahat, hindari emosi saat mengemudi, perhatikan kesiapan kendaraan untuk perjalanan mudik dan balik, serta ikuti petunjuk dan imbauan dari petugas di lapangan.”
Untuk mendukung kenyamanan perjalanan, ASTRA Infra Toll Road Tangerang–Merak melakukan berbagai upaya peningkatan layanan seperti mempersiapkan sarana dan prasarana seperti toilet tambahan di beberapa titik, serta penempatan personil tambahan.
Demi menjamin kelancaran proses transaksi, dilakukan peningkatan kapasitas melalui gardu tandem di Gerbang Tol Cikupa, Cilegon Timur, dan Merak yang berpotensi terjadi peningkatan trafik.
Selain itu, rekayasa lalu lintas dipersiapkan dengan menerapkan delaying system di TIP KM 43A dan KM 68A arah Merak sebagai antisipasi kepadatan kendaraan yang akan menyeberang melalui Pelabuhan Merak.
ASTRA Infra Toll Road Tangerang–Merak juga mengimbau pengendara yang hendak melakukan penyeberangan untuk dapat merencanakan perjalanan dengan baik, serta mempersiapkan tiket ferry sebelum melakukan perjalanan.
Tiket ferry hanya bisa dibeli melalui aplikasi atau website ferizy dengan radius maksimal 5 KM sebelum tiba di pelabuhan.
ASTRA Infra Toll Road Cikopo–Palimanan secara konsisten berupaya untuk menghadirkan perjalanan yang aman bagi seluruh pengguna jalan melalui kesiapan fasilitas untuk tempat singgah dan beristirahat pada 7 rest area aktif di KM 86 102, 130 dan 166 arah Cirebon serta KM 164, 130, dan 101 arah Jakarta, serta tambahan 1 rest area fungsional di KM 77 arah Jakarta.
Rest area juga dilengkapi dengan SPBU modular, SPKLU, serta kantong parkir tambahan. Sebagai upaya dalam mengantisipasi kepadatan, ASTRA Infra Toll Road Cikopo-Palimanan berkoordinasi dengan Kepolisian dan stakeholders, serta mempersiapkan prasarana yang diperlukan untuk pemberlakuan rekayasa lalu lintas.
Sementara itu, ASTRA Infra Toll Road Jombang–Mojokerto melakukan antisipasi kepadatan di gerbang tol dengan berkoordinasi bersama Kepolisian setempat dan mempersiapkan rekayasa lalu lintas di jalan arteri.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: