Longsor Jatinangor Sumedang Tewaskan 4 Pekerja Proyek
Pencarian korban longsor Jatinangor--ist
SUMEDANG, RADARPENA.CO.ID – Tragedi longsor akibat kecelakaan kerja di Desa Cisempur, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, menelan korban jiwa.
Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) memastikan empat orang pekerja meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Bandung, Muhammad Adip, mengungkapkan seluruh korban berhasil ditemukan pada Jumat (2/1/2026) malam, sekitar pukul 19.00 WIB.
“Korban terakhir ditemukan sekitar pukul 19.00 WIB. Total korban meninggal dunia empat orang dan dipastikan tidak ada lagi korban yang tertimbun. Operasi pencarian resmi dihentikan,” ujar Adip di Sumedang.
BACA JUGA:Misteri Hewan Terbang Membuat Pusaran Senja di Langit Serambi Mekkah: Antara Takjub dan Cemas
Evakuasi Dilakukan Manual Tanpa Alat Berat
Proses pencarian dan evakuasi berlangsung intensif sejak kejadian longsor. Basarnas memutuskan tidak menggunakan alat berat demi menjaga keselamatan tim penyelamat, mengingat kondisi medan yang labil dan berisiko longsor susulan.
“Evakuasi dilakukan secara manual. Kondisi lokasi tidak memungkinkan penggunaan alat berat, sehingga keselamatan personel menjadi prioritas utama,” jelasnya.
Meski penuh tantangan, operasi berjalan lancar hingga seluruh korban berhasil dievakuasi.
Data Korban Selamat dan Meninggal Dunia
Basarnas mencatat dua orang selamat, yakni Dian (41) dan Ahmid (71), warga Desa Cisempur. Keduanya langsung dilarikan ke Rumah Sakit Universitas Padjadjaran untuk mendapatkan perawatan medis.
Selain itu, Dahlan (42), warga Cisempur, dilaporkan selamat karena berada di luar area timbunan saat kejadian. Satu pekerja lainnya juga berhasil menyelamatkan diri dengan lolos dari material longsor.
BACA JUGA:Tarif Listrik Januari–Maret 2026 Ditetapkan, Cek Harga Lengkapnya
Sementara itu, empat korban meninggal dunia terdiri dari:
- Ivan dan Ujang, warga Rancaekek, Kabupaten Bandung
- Ade Hilir, warga Desa Cileunyi Wetan, Kabupaten Bandung
- Heri, warga Karasak, Kabupaten Sumedang
Hampir 200 Personel Dikerahkan
Dalam operasi kemanusiaan ini, hampir 200 personel gabungan dari berbagai unsur diterjunkan, termasuk Basarnas, TNI, Polri, BPBD, relawan, dan warga setempat. Personel ditempatkan di titik utama longsor serta area bawah untuk pengamanan tambahan.
Basarnas juga mengungkapkan material longsoran memiliki ketinggian sekitar 3 meter, dengan area terdampak mencapai 10 meter, sehingga menyulitkan proses pencarian.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: