Polisi Jelaskan Kasus Kematian Mahasiswa Unud Timothy Anugerah, Ayah Korban Minta Fakta Sebenarnya
Timothy Anugerah korban bullying di Univ Udayana-Tangkapan Layar-
DENPASAR, RADARPENA.CO.ID - Polresta Denpasar terus mendalami kasus kematian mahasiswa Universitas Udayana (Unud), Timothy Anugerah Saputra (22), yang diduga meninggal akibat terjun dari gedung kampus. Kasus ini menyita perhatian publik hingga tingkat nasional.
“Saat ini masih dalam tahap penyelidikan. Perkembangan akan kami sampaikan segera, mengingat isu ini menjadi perhatian besar masyarakat,” ujar Kasat Humas Polresta Denpasar Kompol I Ketut Sukadi, Senin (20/10/2025).
Penyelidikan resmi dimulai setelah ayah korban, Lukas Triana Putra, membuat laporan ke Polresta Denpasar pada Sabtu sore (18/10).
Lukas menegaskan, laporannya bukan untuk menuduh pihak tertentu, melainkan meminta polisi mengungkap penyebab pasti kematian putranya.
Menurut Lukas, informasi yang beredar masih simpang siur. Ada yang menyebut Timothy jatuh dari lantai 2, ada pula yang menyebut dari lantai 4 Gedung FISIP Unud di Jalan PB Sudirman, Rabu (15/10).
“Kronologi yang kami terima tidak jelas. Dari pihak kampus pun belum memberi jawaban yang pasti. Karena itu, kami minta penyelidikan secara profesional,” tegasnya.
Timothy diketahui merupakan mahasiswa semester VII Program Studi Sosiologi FISIP Unud. Muncul dugaan bahwa korban nekat bunuh diri akibat mengalami perundungan (bullying) dari rekan kampusnya. Beberapa mahasiswa yang diduga terlibat telah menyampaikan permintaan maaf.
Meski demikian, Lukas memilih tidak membawa dugaan perundungan itu ke ranah pidana.
BACA JUGA: Kasus Perudungan Berujung Kematian Mahasiswa Unud Timothy Anugerah, Begini Respon DPR
“Saya serahkan penyelesaiannya ke pihak kampus. Saya tidak ingin melanjutkannya ke jalur hukum,” ujarnya.
Polresta Denpasar telah membentuk tim penyelidik dan memeriksa saksi-saksi di lokasi, serta meminta keterangan pihak kampus.
Polisi memastikan seluruh fakta akan diungkap untuk memberi kepastian kepada keluarga.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: