Buntut Tragedi Tewasnya Mahasiswa Udayana, Komisi X DPR RI Desak Reformasi Budaya Kampus

Buntut Tragedi Tewasnya Mahasiswa Udayana, Komisi X DPR RI Desak Reformasi Budaya Kampus

Timothy Anugerah korban bullying di Univ Udayana-Tangkapan Layar-

"Kami mendorong setiap perguruan tinggi mengaktifkan Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (PPK) serta membuka kanal pelaporan yang aman bagi mahasiswa. Jangan biarkan korban takut bicara," ujar Hetifah.

Dukungan Psikologis dan Reformasi Budaya Kampus

Selain aspek hukum, Hetifah juga menyoroti pentingnya layanan konseling dan pendampingan psikologis yang berkelanjutan bagi mahasiswa.

Ia menyatakan bahwa budaya empati, solidaritas, dan inklusivitas harus diperkuat, terutama dalam organisasi dan komunitas kampus yang kerap menjadi tempat munculnya kekerasan verbal atau psikologis.

"Kami tidak ingin tragedi ini berlalu tanpa makna. Ini saatnya seluruh perguruan tinggi melakukan introspeksi dan reformasi budaya kampus. Pendidikan sejati hanya bisa tumbuh dalam lingkungan yang aman, inklusif, dan manusiawi," jelasnya.

Komitmen DPR dan Kemendikbudristek dalam Kasus Timothy

Komisi X DPR RI menyatakan akan memantau perkembangan investigasi dan mendukung langkah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) yang tengah meninjau langsung kasus ini.

Tindakan tegas terhadap pihak-pihak yang terbukti melakukan perundungan diharapkan bisa menjadi efek jera dan mendorong perubahan sistemik di dunia pendidikan.

Tragedi Timothy Jadi Pemicu Perubahan

Tragedi yang menimpa Timothy Anugerah Saputra menjadi peringatan keras bagi dunia pendidikan Indonesia.

Perundungan harus diberantas dari akar, dan budaya kampus harus direformasi agar menciptakan lingkungan yang benar-benar mendukung pertumbuhan akademik dan emosional mahasiswa.

Kematian Timothy bukan sekadar berita, tapi panggilan untuk bertindak nyata dalam melindungi generasi muda dari kekerasan yang tak terlihat namun mematikan.

 

 

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: