Sejarah Lengkap G30S PKI di Indonesia: Dari Awal Berdiri PKI hingga Tragedi 1965
Sejarah lengkap G30S PKI di Indonesia--bbc
JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Peristiwa G30S PKI menjadi salah satu catatan kelam dalam sejarah Indonesia. Tragedi yang terjadi pada malam 30 September hingga 1 Oktober 1965 ini meninggalkan luka mendalam bagi bangsa.
Untuk memahami akar masalahnya, kita perlu menelusuri awal mula lahirnya PKI, perjalanan ideologinya, hingga puncak peristiwa yang menelan banyak korban jiwa. Artikel ini akan membahas sejarah lengkap G30S PKI
Awal Berdirinya PKI
Menurut buku Sejarah untuk Kelas XII karya Nana Supriatna, Partai Komunis Indonesia (PKI) berawal dari organisasi bernama Indische Sociaal Democratische Vereeniging (ISDV).
Organisasi ini didirikan oleh tokoh sosialis Belanda, Henk Sneevliet, pada awal abad ke-20. ISDV menyusup ke berbagai organisasi lokal, termasuk Sarekat Islam, yang saat itu dipimpin oleh tokoh seperti Semaoen dan Darsono.
BACA JUGA:
- Biografi 7 Jenderal Korban yang Gugur dalam Tragedi G30S PKI
- Tokoh-tokoh Penting dalam Tragedi G30S PKI dan Daftar Pahlawan yang Gugur
Pada 1920-an, ISDV mengilhami lahirnya Partai Komunis Indonesia (PKI) dengan Semaoen sebagai ketua pertama dan Darsono sebagai wakilnya.
PKI kemudian berkembang pesat, meski sempat mengalami pasang surut akibat pemberontakan yang gagal pada 1926 dan tekanan pemerintah kolonial Belanda.
Latar Belakang G30S PKI
Memasuki era kemerdekaan, PKI kembali bangkit di bawah pimpinan Dipa Nusantara Aidit (DN Aidit).
Menurut buku Api Sejarah 2 karya Ahmad Mansur Suryanegara, DN Aidit terpengaruh pemikiran Nikita Khrushchev yang menekankan "jalan damai" menuju komunisme.
Namun, ide tersebut tetap memicu ketegangan dengan TNI Angkatan Darat dan kelompok anti-komunis.
PKI disebut memiliki tujuan besar: mengubah Indonesia menjadi negara komunis dan menggulingkan pemerintahan Presiden Soekarno.
Buku Sejarah untuk SMK Kelas IX oleh Prawoto mencatat beberapa tujuan gerakan ini, antara lain:
- Menghancurkan NKRI dan menggantinya dengan negara komunis.
- Menyingkirkan TNI Angkatan Darat untuk merebut pemerintahan.
- Mengganti ideologi Pancasila dengan komunisme.
- Menjadi bagian dari gerakan komunisme internasional.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: