Sejarah Pasukan Cakrabirawa dalam Peristiwa G30S PKI, dari Pengawal Presiden Hingga Terseret Tragedi
Tokoh penting dalam G30S PKI dan para pahlawan yang gugur--kesbangpol.kulonprogokab.go.id
JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Lebih dari setengah abad telah berlalu sejak peristiwa tragis G30S PKI pada 30 September 1965, namun bayangannya masih jelas di ingatan bangsa Indonesia.
Malam kelam itu tidak hanya menorehkan luka sejarah, tetapi juga menyeret nama sebuah pasukan elit pengawal Presiden, yakni Pasukan Cakrabirawa.
Pasukan ini, yang awalnya dibentuk untuk melindungi Kepala Negara, justru terseret dalam pusaran tragedi berdarah yang merenggut nyawa para jenderal TNI AD.
Bagaimana sejarah lahirnya pasukan ini? Apa peran Cakrabirawa hingga bisa terhubung dengan peristiwa G30S PKI? Berikut kisah lengkapnya.
Latar Belakang Pembentukan Pasukan Cakrabirawa
Cakrabirawa lahir sebagai respon atas percobaan pembunuhan Presiden Soekarno ketika melaksanakan salat Idul Adha pada 14 Mei 1962.
Peristiwa itu membuat Istana sadar perlunya pengawalan yang lebih kuat. Letkol CMP Sabur kemudian melapor ke Istana Merdeka tentang rencana membentuk pasukan khusus pengawal Presiden.
BACA JUGA:30 Ribu Artefak Bersejarah Milik Indonesia di Belanda Bakal Dikembalikan
BACA JUGA:20 Caption Media Sosial untuk Memperingati Tragedi G30S PKI, Mengenang Sejarah Bangsa
Atas persetujuan Soekarno, dipilihlah prajurit terbaik dari tiap matra AD, AL, AU, dan Kepolisian untuk bergabung dalam satu batalyon elit.
Beberapa perwira seperti Mayor CPM Maulwi Saelan, Mangil dari Kepolisian, serta perwira Angkatan Laut dan Udara ikut membantu Sabur dalam merancang pasukan ini.
Resmi Berdirinya Cakrabirawa
Tanggal 6 Juni 1962, Soekarno mengeluarkan Keputusan Presiden Nomor 221/PLT/1962 yang menandai berdirinya Resimen Cakrabirawa.
Namun, peresmian resminya baru dilakukan pada 6 Juli 1963 di Wina, Austria. Dalam upacara itu, Soekarno menyerahkan tongkat komando dan baret merah tua khas Cakrabirawa kepada Brigjen Moh Sabur, yang ditunjuk sebagai komandan pertama.
Nama “Cakrabirawa” dipilih Soekarno dari dunia pewayangan, terinspirasi dari senjata sakti Batara Kresna. Semboyan pasukan ini adalah “Dirgayu Satyawira”, yang berarti Prajurit Setia Berumur Panjang.
Menariknya, Cakrabirawa kemudian menjadi cikal bakal lahirnya Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) yang kita kenal saat ini.
Keterlibatan dalam Peristiwa G30S PKI
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: