Viral Satpam di Samarinda Diedukasi Damkar Usai Tulis Komentar Negatif
Viral satpam di Samarinda diedukasi damkar usai tulis komentar negatif--
JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Baru-baru ini, seorang pemuda yang bekerja sebagai satpam di Samarinda menjadi sorotan publik setelah komentarnya tentang petugas pemadam kebakaran (Damkar) viral di dunia maya.
Komentar bernada meremehkan itu menuai banyak kecaman dari warganet. Namun, alih-alih bersikap keras atau marah, pihak Damkar Samarinda justru mengambil pendekatan yang berbeda.
Mereka mendatangi pemuda tersebut dan memberikan edukasi langsung tentang tugas berat serta risiko tinggi yang dihadapi petugas damkar saat memadamkan api.
Peristiwa ini bermula dari unggahan komentar satpam tersebut di media sosial. Dalam komentarnya, ia dianggap meremehkan kerja keras petugas Damkar. Tak lama kemudian, komentar itu menjadi viral dan memicu pro-kontra di kalangan warganet.
Menanggapi hal tersebut, tim Damkar Samarinda memutuskan untuk mendatangi pria itu secara langsung.
BACA JUGA:
- Potongan Video Noel Soal 'Nyopet' Viral Lagi Usai Ditangkap KPK, Ironi Immanuel Ebenezer
- Bupati Pati Sudewo Dipanggil KPK Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta DJKA Kemenhub
- Hakim Baik Hati dan Adil ini Meninggal Dunia setelah Berkarir selama Empat Dekade
Dalam video yang beredar, terlihat edukasi diberikan dengan pendekatan persuasif. Petugas menjelaskan betapa berbahayanya tugas mereka, mulai dari menghadapi kobaran api, risiko keracunan asap, hingga ancaman nyawa saat menyelamatkan korban.
"Akibat komentar negatif dan tantang Damkar, pria di Samarinda mendapat edukasi langsung," tulis keterangan dalam video yang beredar, Jumat, 22 Agustus 2025.
Video edukasi tersebut langsung mendapat sorotan publik dan memicu beragam komentar. Banyak netizen yang mengecam sikap pria itu karena dinilai tidak menghargai kerja keras petugas Damkar.
"Memalukan," tulis salah satu netizen.
"Makanya kalau ngomong disaring dulu," tambah yang lain.
Di sisi lain, banyak juga yang memberikan apresiasi pada langkah Damkar. Pendekatan humanis dianggap lebih efektif karena dapat memberikan pemahaman mendalam bukan hanya untuk pria tersebut, tetapi juga untuk masyarakat luas.
Langkah Damkar Samarinda dalam memberikan edukasi langsung dinilai sebagai contoh bijak dalam menangani konflik.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: